
Ilustrasi primbon Jawa yang menyimpan tafsir dan makna soal kedutan di berbagai tubuh menurut kepercayaan Jawa kuno. (Freepik)
JawaPos.com - Dalam kehidupan masyarakat Jawa, primbon menjadi salah satu warisan budaya yang sarat makna dan filosofi.
Tradisi ini bukan sekadar hitungan angka atau ramalan, melainkan cermin dari kearifan nenek moyang dalam memandang hubungan manusia dengan alam semesta.
Hingga kini, meski zaman semakin modern, primbon masih dipercaya sebagian orang sebagai panduan dalam menentukan langkah hidup, mulai dari urusan jodoh hingga rezeki.
Kanal YouTube Mbah Eko Daeng dalam salah satu tayangannya membahas secara mendalam mengenai prediksi primbon—khususnya tentang perhitungan jodoh dan rezeki yang kerap menjadi perhatian masyarakat.
Video tersebut menegaskan agar jangan sembarangan menyepelekan hitungan primbon, sebab banyak yang menganggapnya memiliki makna filosofis mendalam.
Primbon dan Konsep Jodoh
Dalam primbon Jawa, weton kelahiran (gabungan hari dan pasaran Jawa) diyakini menyimpan energi tertentu yang dapat memengaruhi kecocokan pasangan.
Perhitungan dilakukan dengan menjumlahkan angka weton kedua individu, lalu hasilnya dicocokkan dengan kategori tertentu dalam primbon.
· Sri → dipercaya membawa keberuntungan, keharmonisan, dan kebahagiaan.
· Pati → dianggap kurang baik, karena diyakini bisa menimbulkan konflik, kesulitan rezeki, atau hambatan kesehatan.
Meskipun begitu, masyarakat Jawa sering menafsirkan hasil hitungan ini sebagai bahan introspeksi.
Jika hasilnya baik, pasangan bisa lebih yakin melangkah. Jika kurang baik, hasil tersebut bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai dorongan memperkuat tekad, saling memahami, dan menjaga keharmonisan dalam rumah tangga.
Primbon dan Rezeki
Selain soal jodoh, primbon juga dipercaya mampu memberikan gambaran mengenai jalan rezeki seseorang.
Weton kelahiran dinilai dapat menunjukkan potensi, karakter, serta peluang yang mendukung atau justru menghambat kehidupan finansial.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
