Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Juli 2025 | 23.46 WIB

Mengenal Weton Idu Geni dalam Primbon Jawa, Ucapannya Bisa Mengubah Takdir? 

Mengenal Weton Idu Geni dalam Primbon Jawa, Ucapannya Bisa Mengubah Takdir? (Freepik) - Image

Mengenal Weton Idu Geni dalam Primbon Jawa, Ucapannya Bisa Mengubah Takdir? (Freepik)

JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, setiap manusia lahir dengan membawa garis takdirnya masing-masing. Takdir itu tidak hanya tertulis di langit, tapi juga tercermin dalam weton atau kombinasi hari dan pasaran Jawa saat seseorang dilahirkan. Dari sekian banyak weton, ada kelompok istimewa yang disebut sebagai weton Idu Geni, yang secara harfiah berarti “ludah api”. Mereka adalah orang-orang yang lisannya dipercaya memiliki kekuatan besar, ucapannya bisa menjadi kenyataan, entah itu doa atau kutukan.

Menurut penjelasan dari salah satu konten dari kanal youtube yang aktif membahas weton yakni Ngaos Jawa, orang dengan weton Idu Geni bukanlah orang biasa. Dalam budaya spiritual Jawa, mereka dipercaya membawa beban tanggung jawab yang besar. Ketika bicara, setiap kata yang mereka ucapkan bukan hanya sekadar bunyi, tapi juga mengandung energi spiritual yang dapat memengaruhi kehidupan orang lain. 

Kekuatan ini bisa menjadi anugerah sekaligus ujian. Salah satu ciri yang menonjol dari mereka adalah kekuatan doa dan sabdanya. Doa dari mereka diyakini lebih mudah dikabulkan, dan nasihat mereka sering menjadi petunjuk hidup bagi banyak orang.

Beberapa weton yang tergolong dalam Idu Geni di antaranya adalah Rabu Pon, Rabu Kliwon, Kamis Kliwon, Kamis Legi, Kamis Pon, Jumat Kliwon, dan Sabtu Legi. Masing-masing weton ini memiliki karakteristik spiritual yang berbeda, namun kesamaannya terletak pada kekuatan ucapan dan kepekaan batin. Misalnya, pemilik Rabu Pon dikenal tenang namun ucapannya membekas dalam, sementara Jumat Kliwon dianggap memiliki kekuatan lisan yang menyembuhkan maupun merusak, tergantung dari emosi yang melatarinya.

Dalam kehidupan sehari-hari, mereka biasanya tidak banyak bicara. Tapi sekali berucap, kata-katanya seperti mengetuk kesadaran. Maka tak heran jika mereka sering menjadi penasihat, guru spiritual, atau tokoh masyarakat yang disegani. Namun, jika tidak mampu menjaga emosi, kekuatan itu bisa menjadi bumerang yang melukai orang lain bahkan diri mereka sendiri.

Sebagai masyarakat Jawa yang memegang teguh nilai spiritual dan budaya, mengenali weton idu geni bukan hanya untuk tahu siapa yang “istimewa”. Lebih dari itu, ini menjadi pengingat bahwa lisan adalah senjata yang paling tajam. Ucapan bisa menyelamatkan atau mencelakakan. Maka, bila Anda termasuk dalam golongan ini, jagalah lisan Anda sebaik mungkin. Gunakan kekuatan itu untuk menyembuhkan, menuntun, dan membimbing. Karena di tangan yang bijak, kekuatan itu akan menjadi berkah, bukan beban.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore