
Jenis Hitungan Hari Baik dan Tidak untuk Membangun Rumah Menurut Primbon Jawa (Freepik)
JawaPos.com - Membangun rumah bukan sekadar urusan tukang, bahan bangunan, atau desain semata. Dalam tradisi masyarakat Jawa, memilih hari baik untuk membangun rumah adalah hal penting yang tak boleh diabaikan. Menurut primbon Jawa, ada perhitungan khusus yang menentukan apakah suatu hari cocok atau tidak untuk memulai pembangunan rumah, baik rumah kecil maupun rumah besar.
Menurut penjelasan dari salah satu video di kanal Youtube Sabdaning Ratu, ada empat hitungan utama yang digunakan untuk menentukan watak hari ketika akan membangun rumah. Hitungan ini diperoleh dengan menjumlahkan nilai dari hari dan pasaran (neptu), kemudian hasilnya dibagi 4. Sisa hasil pembagian akan menunjukkan salah satu dari empat watak berikut:
Tibo Bumi: Jika hitungan berhenti di angka 1, maka disebut tibo bumi. Hari dengan hitungan ini sangat baik untuk membangun rumah karena wataknya adalah "tetep, kukuh, rahayu, slamet" yang berarti tetap, kokoh, selamat, dan penuh berkah. Ini adalah hari yang paling dianjurkan.
Tibo Janma: Jika hitungan berhenti di angka 2, maka disebut tibo janmo. Wataknya kurang baik karena dipercaya penghuninya akan mengalami kemalingan atau pencurian dalam waktu kurang dari satu tahun setelah menempati rumah.
Tibo Wana: Hitungan yang jatuh di angka 3 dinamakan tibo wono. Ini merupakan hitungan yang sangat tidak dianjurkan karena diyakini membawa penyakit, bahkan bisa menyebabkan penghuni terkena santet atau teluh.
Tibo Kapetak: Jika hitungan berhenti di angka 4, maka disebut tibo pati atau tibo kapetakan. Wataknya juga buruk karena dipercaya bisa menyebabkan kematian dalam waktu singkat setelah menempati rumah tersebut.
Contoh perhitungan: jika seseorang ingin membangun rumah di hari Senin Legi, jumlah neptunya adalah 9. Dibagi 4, sisa 1. Artinya jatuh pada tibo bumi, dan ini adalah hari baik. Sebaliknya, Kamis Kliwon dengan neptu 16 menghasilkan sisa 4, yang jatuh pada tibo kapetakan, artinya hari ini sebaiknya dihindari.
Memang, semua keputusan kembali kepada kehendak Tuhan. Namun, bagi masyarakat Jawa yang masih menjunjung tinggi tradisi leluhur, hitungan seperti ini dianggap penting demi keharmonisan dan keselamatan hidup. Bijak dalam memilih hari bisa jadi awal yang baik untuk rumah yang nyaman dan tenteram.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
