
Dari kiri, Pemilik RM Pagi Sore menyambut Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas dan Dubes RI untuk Italia Junimart Girsang didampingi Komisaris Lokantara Aloys Sutarto. (Istimewa)
JawaPos.com-Tak bisa dimungkiri Rumah Makan Pagi Sore adalah salah satu legenda di dunia kuliner Nusantara. Restoran yang menyuguhkan ragam masakan khas Minang itu pun memiliki banyak penggemar.
Karena itulah, tidak mengherankan jika RM Pagi Sore yang mengawali operasinya di Palembang pada 1973 silam itu akhirnya membuka cabang di banyak kota di Tanah Air.
Salah satu cabangnya yang paling baru adalah yang terletak di Jalan Pemuda, Pulo Gadung, Jakarta Timur, yang baru dibuka pada Rabu (22/1). Aneka menu dari RM Pagi Sore pun dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari kalangan umum sampai para pejabat.
Dua di antaranya hadir pada pembukaan cabang Pulo Gadung. Mereka adalah Dubes RI untuk Italia Junimart Girsang yang sekaligus meresmikannya dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas yang turut memberikan sambutan.
"RM Pagi Sore yang hari ini saya resmikian adalah Rumah Makan kesukaan keluarga Besar saya, cita rasa kuliner tidak hanya cocok di lidah orang sendiri, melainkan juga lidah masyarakat internasional," ucap Junimart. Dalam kesempatan itu, dia juga berharap agar RM Pagi Sore bisa membuka cabang sampai ke Eropa.
"RM Pagi Sore Pemudamempunyai keunikan dimana tidak menyebutkan sebagai Rumah Makan Padang atau Minang, namun langsung menyebut RM Pagi Sore," ucap Supratman Andi Agtas.
RM Pagi Sore Pemuda ini dipimpin oleh generasi millennial, Muhammad Ivan Fadilah generasi ke-3 dari pendiri Pagi Sore di Palembang (Ivan adalah anak H. Erwin Lismar Datuk Palimo Putiah), H. Erwin adalah anak kandung dari H. Lismar yang tahun 1973 merintis RM pertama bersama Haji Sabirin.
Haji Erwin Lismar Datuk Palimo Putiah yang saat peresmian memakai baju adat Minang menyampaika bahwa keluarga pendirinya dari awal selalu berpegang pada tiga nilai-nilai utama yaitu autektik, ekselen, dan kebersamaan.
"Kami tetap setia pada tradisi yang kaya dalam masakan Minang, masing-masing hidangan dimasak dengan hati-hati dan menghormati asal usulnya sehingga menghasilkan kualitas yang luar biasa," ungkap dia.
Apa yang diungkapan tersebut salah satunya tercermin dari berbagai menu yang disajikan di sana yang selalu otentik. Salah satunya yang kerap menjadi incaran adalah atau artinya telur berenda di pinggiran dan keriting di permukaannya, yang disajikan langsung dari penggorengan.
Sementara itu Rumah Makan Pagi Sore yang terletak di Jalan Pemuda, Pulo Gadung, itu merupakan hasil kerja sama dengan Lokantara sebuah badan usaha yang mengkhususkan diri di bidang Industri Hospitality sebagai mitra bisnis Pagi Sore yang dalam hal ini diwakili oleh Aloys Sutarto selaku Komisaris Utama PT Lokantara Astha Media. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
