
Chef Risma Widyastuti. (Dimas Nur Apriyanto/JawaPos.com)
JawaPos.com–Bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia, Ladang Lima kembali menggelar Online Baking Class bersama Risma Widyastuti, yang dikenal dengan panggilan Chef Risma Good.
Tidak hanya belajar dari sekolah, Chef Risma mempunyai cara lain untuk menemukan resep-resep gluten free, yaitu dengan mencicipi bakery gluten free di berbagai negara. Dengan mengetahui rasa, lidah dapat menjadi sebuah acuan untuk menemukan karya.
Meskipun kegiatan baking class diadakan secara online, tidak menghalangi antusias dan semangat para peserta untuk menyimak step by step. Bahkan, tidak sedikit juga yang hands-on atau mempraktikkan langsung olahan yang sedang dibuat. Rupanya pasar produk bebas gluten di Indonesia cukup banyak peminat.
Chef Risma mengajarkan para peserta untuk membuat roti gluten free berupa donat, bakpao, gamchi, dan pizza base. Sedangkan untuk hari kedua, materi yang diajarkan yaitu cara membuat gluten free sourdough.
”Proses ini memanfaatkan ragi dan bakteri liar yang terdapat dalam starter sourdough, bukan ragi komersial. Nggak hanya itu, berbagai jenis topping, isian, serta glaze donat pun diajarkan,” jelas Chef Risma.
Peserta dapat membuat olahan gluten free bread yang tak kalah dengan yang dijual di bakery ternama. Peserta juga diajarkan cara membuat ragi alami gluten free sendiri di rumah.
Ternyata pembuatan ragi alami ini sangat selaras dengan hidup sehat, ketika manusia menjaga alamnya, lingkungannya, makan bakteri baik cikal bakal sourdough gluten free akan mudah dibuat.
Chef Risma mengajarkan semua cara basic pembuatan, namun juga disertakan banyak teori yang dapat dipelajari. Bahkan, ada cara untuk membuat roti sourdough tidak terlalu asam.
Resep-resep yang diciptakan Chef Risma menggunakan berbagai jenis tepung gluten free lokal, salah satunya Mocaf dari Ladang Lima. Mocaf (Modified Cassava Flour) atau yang lebih dikenal dengan tepung gluten free dapat diaplikasikan untuk banyak olahan makanan yang hasilnya hampir setara dengan menggunakan terigu protein rendah.
Ladang Lima memproduksi tepung Mocaf yang berasal dari singkong pilihan hasil dari para petani lokal. Singkong yang digunakan dirawat dan dibudidayakan secara natural. Tepung berbahan alami ini diolah melewati proses fermentasi sehingga menghasilkan tepung gluten free berkualitas tinggi, kaya serat, dan tanpa bahan pengawet.
”Dengan adanya kelas-kelas olahan gluten free seperti ini, harapannya ke depan akan semakin banyak masyarakat Indonesia yang tahu tentang betapa kayanya negeri Indonesia ini. Banyak sekali dan beraneka ragam bahan pangan bebas gluten yang dapat dibuat tepung lalu diolah menjadi olahan jajanan sehat yang menyerupai produk bakery dan pastry konvensional,” kata Chef Risma.
Tidak hanya tentang tepung, semua bahan di dalam resep dijelaskan dan dipandu agar menggunakan yang natural. Chef Risma menekankan kepada peserta tentang kenali makanan sehingga saat menggunakan bahan pangan yang sedang diolah tidak hanya memperhatikan bahan itu, namun dari mana bahan itu berasal, bagaimana proses bahan tersebut diolah.
”Cara menanam pun kalau bisa kita harus tahu agar apa yang masuk ke tubuh kita adalah sebaik-baiknya membawa manfaat,” ucap Chef Risma.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
