
Seorang perawat satwa memberi makan anak Badak Putih (Ceratotherium simum) bernama Azsyifa di areal kandang Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, (4/1/2021). Anak badak putih hasil perkawinan induk bernama Chuma dan Merdeka tersebut menamba
TAMAN Safari Bogor punya night zoo atau safari malam yang sudah berjalan selama beberapa tahun. Kendati tujuan utama program itu bukanlah untuk mendongkrak angka kunjungan, safari malam memang meningkatkan wisatawan. Sampai sekarang, safari malam hanya bisa dinikmati pada akhir pekan atau musim liburan.
"Tiga bulan terakhir, rata-rata 300 sampai 600 orang per malam,” kata General Manager Taman Safari Bogor Emeraldo Parengkuan saat dihubungi Jawa Pos pada Jumat (3/2). Lonjakan kunjungan selalu terjadi pada high season seperti Lebaran, libur akhir tahun dan tahun baru, atau Imlek. Itu terjadi karena safari malam buka lebih dari satu kali dalam sepekan.
"Saat (liburan) akhir tahun, kita buka mulai 24 Desember sampai malam tahun baru,” terangnya.
Pada dasarnya, safari malam dan safari siang tidak terlalu banyak berbeda. Moda transportasinya saja yang tidak sama. Jika pada siang hari para pengunjung diperkenankan menggunakan kendaraan pribadi mereka untuk melewati zona satwa, tidak demikian pada malam hari.
Taman Safari Bogor menyediakan kereta khusus yang didesain terbuka. Seluruh jendelanya tanpa kaca. "Karena melewati alam terbuka, sebaiknya memakai baju hangat,” pesan Emeraldo.
Safari malam juga menyuguhkan pertunjukan khusus yang tematik. Temanya berbeda-beda, bergantung momennya. Ada tema Halloween, Imlek, tarzan, dan sebagainya. Emeraldo menegaskan bahwa safari malam sengaja dihadirkan untuk melengkapi fasilitas yang Taman Safari Bogor tawarkan kepada publik.
Safari malam bukan sekadar upaya untuk mengerek kunjungan pelancong. Sebab, angka kunjungan Taman Safari Bogor relatif stabil di level yang bagus. Yakni, hingga ribuan per hari.
"Ini pelengkap aja sih. Gak ada misi khusus untuk mendongkrak kunjungan,” ungkapnya.
Lewat safari malam, Taman Safari Bogor mengajak masyarakat mengenal kehidupan malam satwa di alam bebas. Semuanya alami, tanpa ada setting-an. Satwanya masih tetap sama, tapi perilaku mereka saja yang berbeda. Menikmati alam bebas dan satwanya pada malam hari juga memberikan pengalaman tersendiri bagi para pengunjung.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
