TOLERANSI BERAGAMA: Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, mendapat sebutan kampung Islam kuno di Pulau Bali.
JawaPos.com - Mendengar tentang Bali, pikiran orang-orang akan terlintas dengan keindahan alam dan keanekaragaman adat istiadat serta budayanya.
Meski selalu ramai dikunjungi wisatawan asing, Bali tetap memegang teguh adat istiadat yang diwariskan oleh leluhurnya, tanpa mengabaikan perkembangan zaman.
Masyarakat Bali juga tetap menjunjung tinggi nilai toleransi dalam beragama, terlepas dari mayoritas masyarakat Bali yang menganut ajaran Hindu.
Dikutip JawaPos.com dari kanal YouTube Humas BNPT, Pulau Dewata Bali ternyata mempunyai sebuah kampung Islam kuno. Diketahui, kampung Islam ini dulu merupakan pemukiman para prajurit muslim Majapahit yang jumlahnya mencapai 40 orang.
Pada saat itu, seorang Raja bernama Raja Gelgel berkunjung ke Majapahit untuk menemui raja dari seluruh penjuru Nusantara. Lalu ketika akan pulang, Raja Gelgel ditemani oleh 40 prajurit Majapahit.
Sebagai ucapan terima kasih, Raja Gelgel memberikan hadiah berupa sebuah wilayah bernama Desa Gelgel kepada 40 prajurit yang mengantarnya.
Sikap toleransi dan tolong menolong dari ke-40 prajurit yang menemani Raja Gelgel pulang itulah yang kemudian membuat desa tersebut dikenal dengan sebutan Kampung Islam hingga sekarang.
Sementara itu, di antara banyaknya pura yang ada di Bali, terdapat sebuah masjid yang menjadi pusat perhatian para wisatawan yang berkunjung. Masjid itu bernama Masjid Nurul Huda.
Berada di Desa Gelgel, menjadikan masjid tertua di Pulau Dewata ini sebagai salah satu ikon yang sangat terikat dengan keberadaan Kampung Islam.
Masjid Nurul Huda ini selalu bisa dikunjungi oleh wisatawan di Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung.
Nilai-nilai toleransi masyarakat Gelgel tak hilang ditelan waktu. Di kampung ini, kehidupan antara masyarakat Hindu dan Islam selalu berjalan berdampingan meski tak bisa bersatu.
Hal itu lah yang akhirnya membuat desa Gelgel begitu istimewa, sehingga membuat wisatawan asing ataupun domestik tertarik untuk berkunjung dan mengupas lebih dalam sejarah kampung ini, atau hanya untuk sekadar berjalan-jalan.
***
Kampung Islam merupakan ucapan terima kasih dari Raja Gelgel terhadap 40 prajurit yang mengantarnya pulang dari Majapahit. Kampung itu bernama Desa Gelgel, terletak di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung dengan ikon Masjid Nurul Huda sebagai ikonnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
