Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Agustus 2023 | 21.13 WIB

Mengenal Bawis, Ikan Langka yang Hanya Ada di Kota Bontang

Ikan Bawis hanya dapat dijumpai di Kota Bontang. (fajar mujianto/jawapos.com) - Image

Ikan Bawis hanya dapat dijumpai di Kota Bontang. (fajar mujianto/jawapos.com)

JawaPos.com – Ikan Bawis merupakan salah satu jenis ikan baronang lingkis dalam Famili Siganidae, yang merupakan jenis ikan demersal yang hidup di dasar atau dekat dengan dasar perairan yang sangat digemari oleh Masyarakat Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Umumnya, ikan bawis atau ikan baronang lingkis merupakan ikan berukuran sedang, dengan ukuran 23 cm. Habitat baronang lingkis adalah padang lamun, sekitar ekosistem mangrove, dan kadang-kadang masuk ke muara sungai.

Ciri badannya berwarna kecokelatan dengan bintik-bintik putih yang tersebar di seluruh tubuh. Sementara kepala dan badan bagian atas lebih kecil, dan sirip-siripnya berwarna abu-abu kehitaman.

Namun, ikan ini bukanlah buruan utama nelayan. Dahulu ikan ini dibuang begitu saja. Padahal, rasanya terbilang manis dengan daging yang lumayan tebal mengingat ukuran ikan ini yang kecil.

Ikan ini memiliki julukan 'ikan langka' karena hanya ditemukan di perairan laut Kota Bontang saja. Ikan ini tidak ada di Pulau Jawa, Sumatera, dan lainnya. Maka dari itu, ikan bawis ini kerap menjadi santapan andalan penduduk Bontang. Bahkan, ikan bawis kerap kali menjadi pengobat rindu bagi masyarakat yang sudah tidak tinggal lagi di Bontang.

Olahan ikan Bawis. (fajar mujianto/jawapos.com)

Harga 1kg ikan bawis bervariasi untuk ukuran kecil Rp 25.000, ukuran sedang Rp 40.000, dan ukuran besar Rp. 50.000. Ikan bawis dapat dengan mudah ditemui di pasar-pasar dan pujasera yang ada di Kota Bontang.

Di Bontang sendiri, ikan ini dapat diolah menjadi gami bawis dan keripik. Gami bawis menjadi menu andalan, bahkan paling favorit di Bontang.

Ikan bawis yang digoreng kemudian diberi sambal gami, yaitu sambal yang di goreng terlebih dahulu, kemudian di siram dengan minyak yang mendidih. Dan, kemudian dituang pada piring/cobek yang panas. Rasanya seperti bumbu rica-rica, namun ada sensasi yang berbeda dari ikan bawisnya yang gurih dan lezat.

Saking populernya, sambal gami yang pertama kali di populerkan masyarakat pesisir Bontang. Kini, di berbagai kota di Indonesia terutama Surabaya banyak kita jumpai sambal gami. Tapi, dengan ikan yang berbeda, mulai dari ayam, lele, cumi dan lainnya.

Ikan bawis juga dapat diolah menjadi keripik. Kalau menu yang ini biasanya suka dijadikan oleh-oleh khas Bontang. Keripik ikan bawis ini memiliki rasa yang gurih dan renyah.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore