Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Juni 2024 | 06.30 WIB

Catat! Benarkah Daging Sapi Hasil Kurban Tidak Boleh Dicuci Dengan Air dan Mengapa Alasannya?

3 Cara untuk Bikin Daging Sapi yang Empuk Ala Chef Willgoz. ( freepik.com) - Image

3 Cara untuk Bikin Daging Sapi yang Empuk Ala Chef Willgoz. ( freepik.com)

JawaPos.com - Idul Adha di depan mata, kamu tentu menantikan bagian paling menyenangkan dari hari raya kurban. Betul, makan daging!

Terutama bagi sebagian orang, makan daging adalah suatu kemewahan yang tidak bisa dinikmati bahkan setahun sekali.

Oleh karenanya, kesempatan untuk memasak daging ini adalah kesempatan langka dan jarang didapatkan. Memasak daging kurban perlu dilakukan dengan baik tanpa berbuat kesalahan. 

Kamu tentu pernah mendengar perdebatan apakah daging sapi perlu dicuci menggunakan air atau tidak. Hal ini terjadi atas berbagai alasan. 

Ada yang menganggap bahwa mencuci daging dengan air bsia membersihkan secara menyeluruh daging, mengingat air digunakan sebagai elemen pembersih benda atau makanan apapun.

Disis lain, ada yang menganggap bahwa daging merah tidak termasuk dalam daging yang perlu dicuci, apalagi menggunakan air. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa mencucinya dengan air justru menambah kemungkinan kontaminasi silang.

Lantas,pernyataan mana yang benar? Sebelum kamu memasak daging sapi kurban, mari kita bahas apakah boleh mencucinya dengan air atau tidak.

Ada banyak cara masyarakat mencuci daging sapi dan unggas dengan air sebelum dimasak menjadi makanan. 

Mulai dari membilasnya dengan air mengalir di wastafel, merendam dengan baskom berisi air, serta mencampur air dengan bahan lain seperti garam, cuka, perasan lemon.

Dilansir dari Healthline, daging termasuk dalam golongan makanan yang membawa bakteri atau kuman berbahaya yang bsia menyebabkan keracunan makanan. Oleh sebab itu, daging digolongkan dalam makanan berisiko tinggi.

Hal tersebut bisa jadi alasan dibalik perilaku mencuci daging dengan air. Di beberapa budaya di dunia, mencuci daging dengan air adalah hal yang sangat lumrah untuk dilakukan.

Akan tetapi dilansir dari USDA Food Safety and Inspection Service, mencuci atau membilas daing atau unggas meningkatkan risiko kontaminasi silang di dapur.

Yang dimaksud dengan kontaminasi silang adalah adanya bakteri dari daging yang biasa terciprat ke permukaan lain ketika proses mencuci dilakukan. 

Dilansir dari Healthline, permukaan lain yang dimaksud adalah wastafel, meja dapur, dan permukaan lain. Lebih jauh, cipratan air mengandung bakteri tadi bisa mendarat di makanan yang akan dimakan mentah yakni buah atau sayuran.

Dilansir dari USDA, beberapa bakteri yang ada di daging sangat lekat menempel pada daging. Oleh karenanya, berapa kalipun daging dicuci dengan air bakteri tersebut tidak akan mudah menghilang.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore