Pedagang melayani para pembeli takjil di Pasar Sore Ramadhan di Kampung Kauman, Kota Jogja, Selasa (12/3/2024). (Guntur Aga/Radar Jogja)
JawaPos.com – Terletak di sebuah gang sempit di Kampung Kauman, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Pasar Tiban Kauman yang ada setiap Bulan Ramadhan ini tak menyurutkan pengunjung untuk mencari takjil. Setiap sore, gang sempit ramai dikunjungi pengunjung hingga berdesakan dan terhimpit tembok untuk mencari takjil.
Mengutip Radar Jogja (Jawa Pos Group), Pasar Tiban Kauman ini terletak tak jauh dari RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Dari rumah sakit tersebut ke arah barat akan menemukan sebuah gang kecil setelah pertigaan.
Memang Pasar Ramadhan ini berbeda dengan pasar lainnya yang berada persis di jalan besar yang strategis. Hal ini telah berlangsung sejak awal berada di gang dan tidak akan diubah oleh panitia.
Baca Juga: Resep Fruit Jelly Ball Viral di TikTok, Menu Takjil untuk Buka Puasa, Bisa Jadi Ide Jualan!
Mulanya pada tahun 1970-an saat Bulan Ramadhan hanya terdapat beberapa pedagang saja yang merupakan masyarakat sekitar yang berada di gang tersebut.
“Dulu saat kecil, sudah ada yang jualan di sini. Waktu itu memang tidak banyak hanya 3-4 pedagang,” tutur Ketua Panitia Pasar Sore Ramadhan Kauman, Chawari, Selasa (12/3).
Ia mengatakan setiap tahunnya pedagang kebanjiran pembeli sehingga membuat warga lainnya turut berjualan di gang yang berada di Kampung Kauman ini.
Baca Juga: Wajib Dicoba! Resep Kue Cubit Ala Belanda Mudah dan Praktis Cocok untuk Takjil Bulan Puasa Ramadhan
“Sejak tahun 1955 – 1996, Pak RW 10 Kampung Kauman mulai mengkoordinasi para pedagang supaya lebih tertata,” ucapnya.
Sejak saat itu siapa pun yang hendak berjualan, diatur pendaftaran dan tata tertib selama berjualan di gang tersebut. Tak hanya itu, panitia pun juga menyediakan tenda untuk berjualan sepanjang gang.
“Bisa dibilang Pasar Tiban ini pelopor Pasar Sore Ramadhan di Jogja karena sudah sejak 1970-an dan bertahan sampai sekarang,” kata Chawawi.
Pasar Tiban Kauman Ramadhan yang masih menjadi tujuan orang untuk mencari takjil saat ini terdapat 52 pedagang pasar yang berjejer menjajakan dagangannya yang beragam. Dagangan yang disajikan pun terdapat makanan yang langka.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
