Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Juli 2026 | 03.09 WIB

InJourney: Kerja Sama Konservasi Prambanan dengan India Buka Peluang Kenaikan Kunjungan Wisatawan

Dari kiri, Kepala Museum dan Cagar Budaya Esti Nurjadin, Direktur Utama InJourney  Maya Watono, dan Direktur Utama InJourney Destination Management (TWC) Febrina Intan. (InJourney) - Image

Dari kiri, Kepala Museum dan Cagar Budaya Esti Nurjadin, Direktur Utama InJourney  Maya Watono, dan Direktur Utama InJourney Destination Management (TWC) Febrina Intan. (InJourney)

JawaPos.com - Kerja sama pelestarian warisan budaya kembali menjadi jembatan diplomasi antarnegara. Upaya konservasi terhadap salah satu situs bersejarah di Indonesia diharapkan tidak hanya menjaga nilai sejarah dan budaya, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi pengembangan pariwisata serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.

"Kolaborasi ini sejalan dengan misi InJourney dalam mengembangkan destinasi kelas dunia melalui pelestarian budaya, penguatan kolaborasi internasional, serta penciptaan manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan," ujar Direktur Utama InJourney Maya Watono usai mendampingi kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi bersama Presiden Prabowo Subianto di Candi Prambanan, Rabu.

Menurut Maya, kolaborasi konservasi Candi Prambanan menjadi simbol eratnya hubungan Indonesia dan India yang telah terjalin selama berabad-abad. Hubungan tersebut tercermin pada Candi Prambanan sebagai kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia dan salah satu mahakarya arsitektur Hindu Siwa terbesar di dunia yang dibangun pada abad ke-9 pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Situs ini juga telah ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO sejak 1991.

Ia menilai pelestarian warisan budaya dapat menjadi media yang efektif untuk mempererat hubungan antarbangsa sekaligus menghadirkan manfaat bagi sektor pariwisata Indonesia.

Menurutnya, kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya membangun citra Indonesia sebagai destinasi budaya kelas dunia yang mampu mengelola warisan budaya secara berkelanjutan melalui kemitraan internasional.

Maya optimistis kolaborasi tersebut dapat meningkatkan daya tarik Indonesia di pasar India yang memiliki sekitar 1,4 miliar penduduk. Harapannya, jumlah wisatawan asal India yang datang ke Indonesia juga terus bertambah.

"Pada akhirnya, pelestarian warisan budaya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui terciptanya lapangan kerja, tumbuhnya UMKM dan ekonomi kreatif, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi," katanya.

Sementara itu, Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB) Kementerian Kebudayaan Esti Nurjadin mengatakan seluruh proses konservasi akan dilakukan dengan tetap menjaga nilai universal luar biasa yang menjadikan Candi Prambanan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

"Seluruh pekerjaan akan mengedepankan keaslian, keutuhan, dan pendekatan ilmiah," ujar Esti.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore