Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 September 2025 | 12.25 WIB

4 Destinasi Terbaik untuk Merayakan Thingyan, Festival Air Tradisional Myanmar yang Penuh Kemeriahan

Thingyan, festival air di Myanmar untuk merayakan Tahun Baru tradisional (Dok. ANU College of Asia & The Pacific) - Image

Thingyan, festival air di Myanmar untuk merayakan Tahun Baru tradisional (Dok. ANU College of Asia & The Pacific)

JawaPos.com - Thingyan, atau Atā Thingyan, adalah festival lima hari yang menandai Tahun Baru tradisional di Myanmar. Tanggal pastinya ditentukan setiap tahun oleh Myanmar Calendar Advisory Board, biasanya jatuh pada pertengahan April.

Dikutip dari laman UNESCO, perayaan ini diwarnai beragam tradisi, seperti menuangkan air pada patung Buddha, memberikan layanan manikur dan pedikur kepada orang yang lebih tua, menyumbangkan makanan, berdonasi, hingga bermeditasi. Tak hanya itu, masyarakat juga menyajikan tarian dan nyanyian tradisional.

Salah satu simbol unik perayaan ini adalah menata bunga dan daun yang melambangkan tujuh hari dalam seminggu ke dalam vas tanah liat, lalu meletakkannya di depan rumah sebagai penyambut tahun baru.

Tradisi lain yang paling meriah adalah saling menyiram air, dipercaya sebagai simbol pembersihan diri dari "kotoran" tahun lalu sekaligus membawa keberuntungan. Thingyan juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan keharmonisan. Seluruh periode festival ditetapkan sebagai hari libur nasional, sehingga banyak orang pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga dan menghormati orang tua mereka.

Akar Sejarah: Dari India ke Myanmar

Masyarakat Myanmar menggunakan kalender Lunisolar untuk menentukan tanggal festival, yang biasanya berlangsung antara 13-16 April setiap tahunnya. Bahkan, Thingyan 2026 juga akan jatuh pada tanggal yang sama. Secara historis, Thingyan datang ke Burma (Myanmar) melalui India sebagai festival Hindu.

Menurut Indochina Odyssey Tour, selama periode festival tiga hari, masyarakat Burma percaya bahwa raja para nat (Thagyamin, yang diidentifikasikan dengan dewa Buddha Sakra dan dewa Hindu Indra) turun ke bumi dari alam roh dan menghitung perbuatan baik dan buruk umat manusia selama setahun terakhir.

Mirip tradisi menjelang Natal di Barat, anak-anak di Myanmar diajarkan bahwa jika mereka berbuat baik, nama mereka akan ditulis dalam "buku emas" Thagyamin. Namun, bila nakal, nama mereka masuk dalam "buku kulit anjing", versi yang lebih menyeramkan daripada daftar anak nakal ala Santa Claus.

Meskipun mayoritas penduduk Myanmar menganut agama Buddha, kepercayaan akan nat atau roh tradisional dalam agama lokal masih dijalankan berdampingan. Hal ini menunjukkan bagaimana warisan budaya dan spiritual lokal tetap terjaga di tengah dominasi agama besar.

Destinasi Favorit untuk Merayakan Thingyan

Bagi wisatawan, Thingyan bukan hanya momen spiritual, tapi juga atraksi budaya yang penuh warna. Dilansir dari Indochina Odyssey Tour, berikut beberapa kota besar dan kawasan wisata di Myanmar yang menjadi pusat perayaan yang wajib dikunjungi.

1. Yangon

Yangon adalah salah satu kota paling meriah saat festival. Di Peopl's Park Square dan depan Balai Kota, ribuan orang berkumpul menikmati pesta air dengan musik dan tarian tradisional. Atraksi utama ada di Danau Kandawgyi, di mana puluhan panggung musik dan stasiun penyemprot air dipasang. Banyak wisatawan menyebut pengalaman Thingyan di Yangon bak "karnaval air terbesar" di Myanmar.

2. Mandalay

Tak kalah semarak, Mandalay juga menjadi magnet wisatawan. Pusat perayaan berlokasi di sekitar Istana Mandalay, menghadirkan pertunjukan spektakuler dan pertempuran air yang menghibur. Dibanding Yangon, suasananya sedikit lebih tenang, namun justru memberi kesan hangat. Banyak pelancong menilai Thingyan di Mandalay lebih intim karena tetap ramai tapi tidak terlalu sesak.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore