Rumah kelahiran Soekarno, presiden RI pertama di Kampung Peneleh, Surabaya. (Kemenparekraf)
JawaPos.com - Kampung Peneleh bukan sekadar perkampungan padat di pusat kota Surabaya. Wilayah ini merupakan salah satu kawasan tertua yang menyimpan banyak warisan sejarah, budaya, dan tokoh nasional. Jika Anda tertarik menjelajahi sejarah kota secara langsung, berikut 9 destinasi utama di Peneleh yang wajib Anda kunjungi:
1. Sumur Jobong: Sumber Air Tua dari Zaman Majapahit
Sumur Jobong merupakan peninggalan penting dari zaman kerajaan, yang dipercaya sudah ada sejak era Majapahit. Berbentuk silinder dan terbuat dari batu bata merah tua, sumur ini menunjukkan kecanggihan teknologi air masyarakat kuno. Lokasinya tersembunyi di dalam gang sempit, dan masih digunakan warga untuk kebutuhan air non-konsumsi. Keunikan arsitektur dan nilainya sebagai peninggalan arkeologi menjadikannya destinasi wajib bagi pecinta sejarah.
2. Makam Eropa Peneleh: Pemakaman Kolonial di Tengah Kota
Dibangun sekitar tahun 1814, kompleks pemakaman ini merupakan salah satu makam tertua di Surabaya yang dikhususkan bagi warga Eropa. Terdapat ribuan nisan dari berbagai periode, mulai dari gaya neoklasik, barok, hingga gotik. Banyak tokoh penting dimakamkan di sini, termasuk pejabat dan pengusaha Hindia Belanda. Luasnya mencapai lebih dari 5 hektare, dan hingga kini masih menjadi rujukan studi sejarah kolonial.
3. Langgar Dukur Kayu: Warisan Religi yang Masih Berdiri Kokoh
Langgar ini didirikan pada tahun 1893, menggunakan struktur kayu dan arsitektur khas joglo Jawa. Meski ukurannya tidak besar, langgar ini memegang peran penting dalam kehidupan religius masyarakat Peneleh sejak masa kolonial. "Dukur Kayu" berarti “di atas kayu”, merujuk pada bangunan yang sedikit terangkat dari tanah. Di langgar ini masih rutin digelar pengajian dan doa bersama, menunjukkan kesinambungan budaya lintas zaman.
4. Masjid Jami’ Peneleh: Masjid Tertua Kedua di Surabaya
Masjid ini sudah berdiri sejak abad ke-18 dan dikenal sebagai masjid tertua kedua setelah Masjid Ampel. Ciri khasnya adalah atap tumpang tiga bergaya arsitektur tradisional Jawa dan pintu-pintu kayu berukir yang masih asli. Lokasinya berada di jantung Kampung Peneleh dan masih aktif digunakan oleh warga untuk ibadah dan kegiatan sosial. Masjid ini juga menjadi simbol toleransi karena berdiri berdampingan dengan situs non-muslim seperti Makam Eropa.
5. Rumah H.O.S. Tjokroaminoto: Tempat Belajar Para Pemimpin Bangsa
Rumah ini pernah dihuni oleh Haji Oemar Said Tjokroaminoto, tokoh penting Sarekat Islam dan mentor banyak pemuda revolusioner, termasuk Soekarno. Di rumah inilah Soekarno muda indekos dan belajar mengenai politik dan kebangsaan. Bangunan bergaya kolonial ini kini telah direstorasi dan menjadi museum mini yang menyimpan dokumen, foto, serta barang-barang pribadi Tjokroaminoto. Rumah ini menjadi ikon pendidikan karakter nasionalisme.
6. Rumah Kelahiran Bung Karno: Awal dari Sejarah Besar
Rumah sederhana ini menjadi tempat kelahiran Ir. Soekarno pada 6 Juni 1901. Letaknya tidak jauh dari rumah Tjokroaminoto. Meskipun belum sepenuhnya difungsikan sebagai museum publik, tempat ini tetap menjadi titik penting dalam narasi sejarah perjuangan bangsa. Beberapa bagian rumah masih mempertahankan desain asli, seperti kusen dan pintu kayunya. Bagi banyak peziarah sejarah, rumah ini adalah titik awal perjalanan seorang proklamator.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
