Meendaki Gunung Lorokan di Mojokerto. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mendaki gunung menjadi olahraga populer yang kian diminati masyarakat. Tidak sedikit pecinta alam yang memilih aktivitas ini untuk mengisi waktu luang ketika libur tiba.
Bahkan kini, mendaki tidak lagi dipandang sebagai olahraga ekstrim yang menakutkan. Banyak gunung di Indonesia yang memiliki jalur pendakian ramah pemula dan panorama alam indah, sebut saja Gunung Lorokan.
Memiliki ketinggian 1.100 MDPL (meter di atas permukaan laut), Gunung Lorokan dapat menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang baru memulai hobi mendaki.
Akses ke pos pendakian Gunung Lorokan, yang berada di Jalan Cangar - Pacet No.9, Desa Sendi, Kecamatan Pacet, Mojokerto pun cukup mudah. Hanya menempuh sekitar 40 menit dari pusat Kota Mojokerto.
Sesampainya di Pos Pendakian Gunung Lorokan, Anda wajib melakukan registrasi HTM Rp 15.000 per orang, sudah termasuk voucher Rp 5 Ribu yang bisa ditukar dengan makanan atau minuman di warung pos 1.
Gunung Lorokan memiliki empat pos pendakian. Terdiri dari pos basecamp, pos 1, pos 2, dan puncak. Untuk mencapai pos 1, ada dua jalur pendakian yang bisa Anda tempuh, yakni via perkebunan atau via air terjun Sumber Waringin.
Dua jalur pendakian ini menyuguhkan panorama yang berbeda. Jika melewati air terjun Sumber Waringin, Anda akan melewati jembatan bambu yang berada persis di sebelah air terjun. Anda juga bisa bermain dan menikmati cipratan air yang sejuk.
Dua jalur pendakian ini menyuguhkan pemandangan yang berbeda. Jalur air terjun Sumber Waringin memiliki jembatan bambu di sisinya, memungkinkan pendaki menikmati kesejukan air terjun sambil bermain dan merasakan percikannya.
Sementara jalur perkebunan, Anda akan melewati dan melihat terasering kebun-kebun warga, yang disusul dengan pemandangan pohon rimbun, sebelum akhirnya sampai di Pos 1 Gunung Lorokan.
Di pos pertama ini, ada dua sampai tiga warung yang menyediakan aneka makanan dan minuman. Di sini, para pendaki bisa menukarkan voucher Rp 5 Ribu yang didapat setelah melakukan registrasi.
Tidak perlu khawatir, selain warung, fasilitas yang tersedia di Pos 1 terbilang cukup lengkap. Mulai dari kamar mandi, mushola, ayunan, beberapa gazebo, hingga camp area.
Setelah selesai memulihkan energi, waktunya melanjutkan pendakian menuju pos 2. Dari pos 1 hingga Puncak Lorokan, jalur pendakiannya hanya satu. Selama perjalanan, Anda akan melewati beberapa tanjakan dengan nama unik.
Seperti Tanjakan Manja, Tanjakan Bugingan, Tanjakan Botok Bolu, dan Tanjakan Raisa. Anda juga akan disuguhkan dengan hutan rimbun dan pemandangan landscape Kabupaten dan Kota Mojokerto yang indah.
Setelah 40-60 menit pendakian, menyesuaikan tempo masing-masing, tiba lah di puncak Gunung Lorokan. Meski cukup singkat, indahnya pemandangan di Gunung Lorokan cukup memberi kesan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
