Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 04.30 WIB

Wisata Madiredo di Kabupaten Malang: Bikin Pengalaman Tak Terlupa dengan Sensasi Petik Apel, Susur Telaga, hingga Camping di Alam Bebas

Kredit foto: Instagram @telagamadiredo - Image

Kredit foto: Instagram @telagamadiredo

JawaPos.com - Kabupaten Malang menyimpan banyak desa-desa wisata yang memesona. Menawarkan pemandangan alam yang memukau sekaligus pengalaman unik dan berkesan. Diantaranya adalah Desa Wisata Madiredo yang terletak di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Desa Madiredo mengombinasikan cerita sejarah, kekhasan budaya, dan keindahan alam. Menjadikannya destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat waktu libur tiba. Jika berangkat dari Kota Malang, perjalanan akan membutuhkan waktu sekitar 90 menit menggunakan kendaraan pribadi. Sementara jika start dari Kota Batu, maka hanya butuh menempuh 10-15 km saja dengan durasi perjalanan sekitar 25 menit.

Akses jalan ke Desa Madiredo sudah memadai, bahkan bus besar berkapasitas hingga 60 penumpang bisa mencapai lokasi dengan mudah. Bagi wisatawan, ada pilihan menggunakan transportasi umum dengan bus menuju Stasiun Agribisnis Mantung, lalu melanjutkan perjalanan dengan ojek motor ke lokasi.

Kental Legenda Cupu Manik Astagina
Desa Madiredo memiliki latar belakang sejarah yang kuat tentang kisah Cupu Manik Astagina. Sebuah benda pusaka yang dipercaya merupakan sumber peristiwa besar di masa lalu. Telaga Madiredo adalah tempat benda pusaka ini dibuang. Waktu bergulir, kini tempat itu menjadi ikon utama desa sekaligus daya tarik wisata unggulan.

Telaga Madiredo dikenal sebagai kolam pemandian alami. Airnya jernih dan menyegarkan. Beberapa wisatawan bahkan percaya bahwa air dari telaga ini membawa keberuntungan dan efek positif bagi kesehatan. Tak jarang ada yang membawanya saat pulang.

Agrowisata Apel Terbesar di Malang Raya
Udara sejuk di desa wisata yang terbentang di lereng Gunung Argowayang itu seolah sebuah AC raksasa di alam terbuka. Membuat betah untuk berlama-lama “kabur” dari hiruk-pikuk kota dan rutinitas harian.

Desa Madiredo juga dikenal sebagai pusat budidaya apel terbesar di Malang Raya. Sejak diperkenalkan oleh Belanda pada 1849, desa ini menjadi lokasi pertama penanaman apel jenis Manalagi, Ana, dan Red Beauty. Wisatawan yang datang bisa menikmati pengalaman memetik apel langsung dari kebunnya.

Kuliner Khas dan Produk Lokal
Kekayaan kuliner khas Madiredo juga menjadi suguhan bagi wisatawan Desa Madiredo. Salah satu yang paling terkenal adalah Cuka atau Tonik Apel. Minuman yang diolah dari apel segar dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Warga setempat juga membuat berbagai produk makanan dan suvenir khas yang bisa dibawa pulang sebagai buah tangan.

Aktivitas Menarik di Telaga Madiredo
Mengunjungi Desa Wisata Madiredo berarti siap merasakan sentuhan sejarah, budaya, dan alam yang masih asri. Dengan keramahan penduduknya dan suasana yang menenangkan, desa ini akan menjadi destinasi liburan yang berkesan bagi siapa saja yang datang. Ada banyak kegiatan seru yang bisa dilakukan di sini, antara lain:

Menikmati keindahan telaga yang dikelilingi pepohonan hijau dan sawah.
Pengunjung bisa menyewa perahu untuk berkeliling telaga dengan harga sewa yang murah tapi jadi unforgettable moment.

Bagi pencinta alam, kawasan ini juga memiliki area camping yang bisa digunakan untuk menginap. Suasana sejuk dan udara segar menjadi nilai tambah bagi para wisatawan yang ingin menikmati malam di alam bebas.

Hal wajib lain adalah kulineran. Di sekitar telaga, terdapat warung makan yang dikelola oleh warga lokal. Pengunjung bisa menikmati makanan khas seperti nasi ayam goreng dan bakso bakar dengan harga terjangkau.

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas
Agrowisata Telaga Madiredo buka setiap hari dari pukul 09.00 - 16.00 WIB pada Senin-Jumat dan 08.00-17.00 WIB saat akhir pekan. Fasilitas di desa ini juga cukup lengkap mulai dari toilet umum, tempat ibadah, warung makan, gazebo, camping ground, hingga area penyewaan perahu. Kawasan ini juga memiliki taman bunga dan kolam renang yang dapat digunakan pengunjung.

Berwisata ke Telaga Madiredo tidak akan membuat kantong jebol. Berikut daftar harga tiket dan fasilitas dikutip dari www.traveloka.com:

Tiket masuk: Rp10.000/orang
Parkir motor: Rp5.000
Parkir mobil: Rp10.000
Sewa perahu (15 menit): Rp10.000
Sewa pelampung: Rp5.000

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore