Pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024, Museum Wahanarata memberikan Wisata Turangga di dalam museum.
JawaPos.com – Keraton Yogyakarta menjadi daya tarik wisatawan saat berkunjung ke Jogjakarta. Dalam lingkungan Keraton Yogyakarta masih memiliki berbagai bangunan yang terawat, seperti Pagelaran, Pojok Beteng, Masjid Gede, dan sebagainya.
Keraton yang dipimpin saat ini oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X kini melakukan renovasi dan revitalisasi berbagai sudut keraton, salah satunya pada Museum Kereta Kuda Keraton Yogyakarta.
Museum Kereta Kuda Keraton Yogyakarta setelah selesai direnovasi dibuka kembali sejak 18 Juli 2023 dan memiliki nama Museum Wahanarata.
Wahanarata tersebut berasal dari dua kata Bahasa Jawa Wahana yang berarti tempat dan Rata berarti kereta sehingga wahanarata diartikan sebagai tempat menyimpan kereta atau kendaraan.
Kini museum ini tak hanya menyajikan koleksi-koleksi kereta kuda milik keraton saja, melainkan juga menyajikan wahana yang dapat berinteraksi dengan pengunjung, yaitu augmented reality (ar) photo booth, Catch and Run Games, dan Come to Life.
Selain itu, saat memasuki museum akan disajikan bagaimana kondisi kandang kuda yang digunakan untuk menarik kereta kuda, replika kuda milik Keraton Yogyakarta, pakaian yang digunakan kusir, dan tandu.
Selanjutnya pengunjung dapat mengintip ruang Laboratorium Konservasi koleksi Museum Wahanarata dan berbagai koleksi kereta kuda yang dimiliki sejak Sri Sultan Hamengku Buwono I. Kereta tersebut hampir separuhnya dibuat di Belanda.
Walaupun demikian, bahan pembuatan kereta kuda tersebut merupakan bahan berkualitas yang diambil dari Indonesia yang saat itu bernama Hindia Belanda. Misalnya kayu, karet, timah, dan logam diambil dari hutan dan perkebunan di wilayah Jawa dan Sumatera.
Koleksi terbanyak museum ini disumbang dari masa Sri Sultan Hamengku Buwono VII Keraton Yogyakarta memperoleh sebanyak 10 kereta kuda. Sementara, Sri Sultan Hamengku Buwono VII mendapat lima kereta kuda.
Museum yang terletak di selatan Masjid Gede Keraton Yogyakarta ini menampilkan 21 kereta pusaka yang memiliki keunikannya tersendiri setiap kereta kuda kepada pengunjung.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
