
Pemandangan Pantai Sembilan di malam hari.
JawaPos.com – Pantai Sembilan di Desa Bringsang Kecamatan Pulau Giligenting, Sumenep, Madura, makin ramai saja dikunjungi para wisatawan domestik maupun mancanegara. Bahkan di Bulan puasapun kunjungan tak pernah berhenti. Setidaknya ada 200 pengunjung setiap harinya. Jumlah itu tak seramai di luar bulan Puasa, yang rata-rata bisa mencapai 700-an pengunjung.
Meski para pengunjung itu tak sampai menginap, namun kehadiran para wisatawan itu mampu meningkatkan pemasukan tersendiri bagi warga desa. ‘’Ya, kami tetap melayani meski sebagian besar warga disini sedang menjalani puasa,’’ kata Kades Bringsang, Sutlan, Minggu (13/6).
Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Sembilan juga mendorong Sutlan memperbaiki berbagai fasilitas, serta menambah sejumlah wahana untuk para pengunjung. Bahkan kini Pantai Sembilan bersiap menerima ledakan pengunjung saat idul fitri. Sejumlah fasilitas yang kini tengah digarap diantaranya penambahan jumlah gazebo, homestay, serta tempat MCK.
Menrurut Sutlan, jumlah MCK yang ada saat ini masih 8 unit. Namun saat ini sedang dikerjakan 6 unit MCK baru. ‘’Sekarang ini sudah digarap siang malam, tempat mandi. Untuk persiapan membludaknya wisatawan pada Idul fitri nanti,’’ katanya.
Penambahan sejumlah fasilitas itu memang bukan tanpa alasan. Karena tidak jarang Pantai Sembilan kehadiran hingga 1000 wisatawan dalam satu hari. Kehadiran jumlah pengunjung itu biasanya long weekend. Pengunjung datang pada hari Jumat lalu pulang pada hari Minggu. Sebagian besar mereka menginap.
Sedangkan jumlah homestay hanya tujuh buah, berupa cottage yang mampu menampung 10 orang per cottage. Sisanya, biasanya mereka membawa tenda-tenda berukuran besar. ‘’Sekarang ini saya sedang meyakinkan warga agar rumah mereka bisa menjadi homestay. Sudah ada 10 warga yang bersedia. Sekarang tinggal memperbaiki fasilitas kamar tidur dan kamar mandinya,’’ ujar Sutlan.
Tempat wisata yang dikelola Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) Bringsang hingga saat ini tidak menarik karcis bagi pengunjung yang datang. Mereka hanya dikenakan uang sumbangan kebersihan sebesar Rp 5000. Sedangkan untuk menginap dikenakan Rp 300 ribu per cottage.
Alasan Sutlan tidak menarik karcis semacam retribusi, karena bumdes yang sudah terbentuk masih harus mendapat pengesahan dari Kabupaten. Bila nanti ditarik retribusi, Sutlan khawatir terjadi pelanggaran hukum. ‘’Sekarang kami sedang mengurus TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata, red). Mudah-mudahan setelah lebaran ini sudah bisa kami selesaikan,’’ jelasnya.
Fasilitas lokasi wisata yang pernah mendapat penghargaan yang ada kini diantaranya warung-warung milik warga setempat, serta caffe. Sedangkan untuk arena bermain, Sutlan juga ada banana boat, snorkeling, sailing, sepeedboat, tempat selfie, kanoe, serta sepeda perahu. Wisatawan juga bisa menikmati gazebo raksasa di tepi pantai yang dikelilingi laut.
Sutlan menambahkan pada bulan Agustus nanti, ada even lomba dayung yang diadakan Institut Tehnologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Even itu akan diikuti sekitar 200 peserta. Yakni pada 13 – 19 Agustus 2017. ‘’Nah, kami juga harus mempersiapkan diri. Karena ini juga promosi gratis bagi kami,’’ katanya.
Sementara itu Ka Humas Kabuapten Sumenep, Abdul Kadir, terpisah mengatakan, Pantai Sembilan Giligenting, termasuk salah satu wisata pantai unggulan Sumenep. Karena itu, pihaknya terus memberikan kemudahan-kemudahan pada kawasan itu terutama bagi pengelolanya yakni Desa Bringsang. ‘’Sebenarnya masih ada sejumlah pulau lain di Sumenep yang menjadi objek wisata menarik bagi para wisatawan. Seperti Pantai Slopeng, Lombang, Gili Labak,’’ pungkasnya.(mik/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
