
Air Terjun Salto Grande, Torres del Paine, Chile. (booking.com)
JawaPos.com - Para traveler yang suka dengan pemandangan alam, wajib mengunjungi berbagai destinasi air terjun di dunia. Dengan kekuatan alaminya, air terjun dalam segala bentuk dan ukurannya selalu menggugah jiwa petualangan traveler.
Data dari keterangan tertulis Booking.com, Senin (16/9), sekitar 92 persen traveler Indonesia menganggap bahwa pemandangan bisa menjadi nilai penting sebagai kebutuhan konten utama lokasi destinasi. Lalu di mana saja air terjun yang indah itu?
Photo
Air Terjun Krushuna, Bulgaria. (booking.com)
1. Air Terjun Krushuna, Bulgaria
Berada di tengah hutan dan dapat ditempuh 2,5 jam berkendara dari Sofia, Air Terjun Krushuna yang jatuh berundak dengan lembut ke kolam-kolam berwarna toska akan membuat perjalanan sehari dari ibu kota Bulgaria jadi lebih berkesan.
Rangkaian air terjun ini hanya dapat diakses dengan kendaraan dan 20 menit jalan kaki dari desa yang Krushuna melewati taman nasional. Fenomena alam ini menarik pengunjung dari segala penjuru berkat kolam air mineralnya yang begitu mengundang dengan suhu 58°C, sempurna untuk sesi berendam yang menyegarkan.
2. Air Terjun Ouzoud, Maroko
Ouzoud adalah air terjun yang tertinggi di Afrika Utara. Dapat dicapai dengan 2,5 jam berkendara dari Marrakech melalui lanskap yang beragam dan menakjubkan. Begitu tiba di lokasi yang indah ini, Anda akan dibuat berdebar oleh air yang terjun berundak mengenai batu-batu di bawahnya dengan dramatis, serta pemandangan hijau yang subur dan beberapa monyet macaca barbary.
Anda yang berjiwa petualang bisa naik perahu ke bawah mulut air terjun untuk melihat pelangi cantik yang terbentuk dari semburan air. Anda juga bisa berenang di kolam alami di bawah air terjun atau mendaki jalur yang membawa Anda dari bawah ke atas air terjun (atau sebaliknya).
3. Air Terjun Multnomah, Oregon
Karena hanya berjarak 30 menit berkendara dari kota Portland, air terjun ini adalah destinasi trip singkat yang populer sepanjang tahun. Untuk mencapainya, Anda harus mendaki dengan level sedang sejauh 3,5 km dan setinggi 213 m.
Di atas, traveler akan mendapatkan pemandangan sempurna dari Jembatan Benson dengan air terjun sebagai latar belakangnya. Untuk melihat pemandangan yang lebih spektakuler, Anda bisa lanjut ke titik pandang dengan mendaki sekitar 20 menit lagi.
Selagi di sana pastikan untuk mampir juga ke Multnomah Falls Lodge yang dibangun pada tahun 1925. Sementara itu dari dekat dasar air terjun yang berpemandangan mewah, pengunjung bisa menikmati hidangan ikan khas lokal yang lezat, wine buatan Oregon dan negara bagian Washington, serta aneka craft beer dari daerah ini.
Photo
Air terjun Multnomah, Oregon. (booking.com)
4. Air Terjun Rhine, Swiss
Selama musim panas, sekitar 600.000 liter air mengalir setiap detiknya di Air Terjun Rhine di kota Neuhausen am Rhienfall di Swiss. Ada beberapa titik pandang untuk menyaksikan air terjun terbesar di Daratan Eropa ini bergemuruh. Dek observasi yang paling populer adalah ‘Kanzeli’ yang terletak di selatan dan dapat dicapai melewati Kastel Laufen atau Anda bisa naik perahu langsung ke tebing Air Terjun Rhine. Air terjun indah ini dapat diakses dengan 45 menit berkendara dari Zurich, melewati berbagai pemandangan menarik seperti Benteng Munot. Yakni benteng berbentuk cincin dari abad ke-16 yang menghadap Schaffhause, kota kuno cantik di Upper Rhine, antara Black Forest dan Danau Constance.
5. Air Terjun Bidulginang, Korea Selatan
Air Terjun Bidulginang berada di Pocheon, sekitar 40 menit berkendara ke arah timur laut Seoul. Jika ingin mengunjungi air terjun tersembunyi ini, pemberhentian pertama dari road trip sebaiknya adalah Peace Land Korea, kebun botani indah yang berada di pintu masuk Danau Sanjeong. Di sini Anda bisa menemukan ‘raksasa-raksasa yang terlupakan’, yaitu lima patung dari bahan daur ulang karya seniman Denmark Thomas Dambo, yang menambah elemen lucu ke keindahan areanya. Pemberhentian kedua sebaiknya adalah Pocheon Herb Island, sebuah desa kecil tempat berbagai tanaman herbal Mediterania tumbuh dan digunakan untuk memasak dan menyembuhkan.
6. Salto Grande, Torres del Paine, Chile
Air Terjun Salto Grande yang bergemuruh di Torres del Paine, Patagonia, dapat dikunjungi dengan berkendara ke sektor Pudeto di taman nasional tersebut. Untuk mencapai air terjun yang berasal dari lelehan gletser ini, Anda harus melakukan pendakian yang cukup mudah sejauh 2 km dari jalan utama.
Dengan landmark alami yang begitu kaya untuk dinikmati, seperti Gletser Grey, Danau Pehoe dan Danau
Sarmiento, Danau Nordenskjold adalah yang paling menarik. Danau ini terbentuk dari lelehan gletser dan dikenal berkat warna toska dan pemandangan gunung di sekitarnya. Cuaca di Torres del Paine biasanya tidak bisa diprediksi. Namun umumnya bersih dan cerah.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
