
Resto Uncle K di Margo City, Depok.
JawaPos.com - Masyarakat Jabodetabek semakin hari semakin dimanjakan dengan berbagai jenis kuliner baru yang penuh dengan sensasinya.
Kini terbaru hadir pula suguhan baru bagi pencita kuliner, yakni restoran bernuansa melayu. Namanya Resto Uncle K yang sebelumnya telah hadir di Kota Medan, kini melebarkan sayapnya di wilayah Jabodetabek dengan memilih pusat perbelanjaan Margo City, Depok sebagai gerai pertamanya.
Pertama kali dibuka di Depok, resto ini langsung ramai diserbu pengunjung. Tampak depan yang unik dan cerah, membuat pengunjung ingin tahu menu apa yang ditawarkan.
Berbagai jenis makanan khas Melayu asal Malaysia dan Indonesia disajikan dengan banyak pilihan. Dari mulai berbagai menu nasi lemak, prata, nasi Simangunsong, martabak, hingga rendang.
Ada juga nasi goreng, roti tisu, dan kwetiaw. Banyak pula menu menarik lainnya yang membuat pengunjung merasa dimanjakan dengan cita rasa menu nusantara dan melayu.
Uncle K lahir dan dibesarkan di Malaysia, terinspirasi makanan lezat dan secangkir kopi lezat. Uncle K Grup didirikan oleh sekelompok penggemar makanan pada 2013, yaitu para Chef yang berasal dari Malaysia.
Uncle K percaya bahwa meskipun perbedaan bahasa, budaya dan dialek, orang sering menemukan bahwa makanan dan minuman dapat menciptakan kesamaan. “Kami pusatnya ada di Medan dan Pekanbaru. Kami ingin konsep baru dari awal dibuat oleh chef asal Malaysia lalu kami tawarkan rasa Melayu,” kata Manager Operasional Uncle K di Margo City Wong Twen Hwie, Rabu (29/3).
Ahwie, begitu pria ini disapa, mengungkapkan nama Uncle K memiliki makna sebagai sapaan hormat kepada orang yang lebih tua. Masyarakat Malaysia biasa menyebut kakak atau bapak dengan sapaan “Uncle”.
Dia menyebutkan, semua bumbu makan di Uncle K ini diracik dari Medan. Ahwie percaya masyarakat Depok didominasi mahasiswa dengan berbagai kampus ternama seperti Universitas Indonesia (UI) dan lainnya, membuat karakter masyarakatnya ingin mencoba sesuatu yang baru.
Uniknya lagi, tampilan menu di Uncle K begitu unik dan lucu yang cocok bagi generasi milenial. “Masyarakat sekarang mencari yang unik, sebelum makan biasanya unggah di media sosial. Kami melihat peluang itu, itu sebabnya di Jabodetabek kami pilih Depok sebagai gerai yang pertama. Sasaran kami memang mal, jadi kami pilih Margo City,” ungkapnya.
Saat masuk ke dalam resto, desain interiornya bernuansa alam dengan berbagai bangku, meja, dan dapur terbuat dari kayu. Ada pula booth tempat memasak aneka menu prata di bagian luar yang bisa disaksikan langsung oleh pengunjung.
“Kami memang konsepnya open kitchen, agar pengunjung bisa langsung melihat kami memasak. Harga yang ditawarkan juga masih terjangkau rata-rata Rp 30 ribuan,” kata Ahwie. (cr1/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
