Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 April 2020 | 19.48 WIB

Hoaks Korban Covid-19 di Italia Pakai Foto Lawas

Photo - Image

Photo

PRODUSEN hoax di Indonesia tak bosan-bosannya membuat kabar palsu tentang virus korona di Italia. Hampir setiap hari selalu ada info palsu yang menyebut Italia sudah putus asa dan menyerah menghadapi pandemi virus mematikan itu.

Contohnya kolase dua foto ratusan peti mati yang diunggah akun Facebook Poppie Yopie pada 4 April lalu. Foto tersebut diberi keterangan bahwa perdana menteri Italia sudah angkat tangan. ”Penjagaan kami sudah tiada. Penyakit ini terus membunuh kami. Segala Penyembuhan di dunia Sudah Tamat. Semalam 427 Meninggal. Hari Ini 627 Meninggal. 1.529 orang meninggal dalam waktu 3 Hari. 5.986 kasus baru dalam satu Hari!! Italia telah gagal sepenuhnya.” Begitu penggalan narasi yang ditulis akun Poppie Yopie (bit.ly/PetiItalia).

Informasi yang sudah di-share lebih dari 1.000 kali tersebut juga menuliskan bahwa presiden Italia kembali menangis. Penyebabnya, sudah tidak ada tempat pemakaman untuk para korban yang telah meninggal karena Covid-19. Sebab, lebih dari 700 orang meninggal setiap harinya.

Saat ditelusuri, foto peti mati berjajar di sebuah ruangan yang diunggah akun Poppie Yopie bukan foto baru. Foto yang sama pernah diunggah portal berita theguardian.com pada 10 Oktober 2013. The Guardian menjelaskan bahwa di dalam peti-peti itu terdapat lebih dari 300 jenazah korban kecelakaan kapal imigran dari Afrika di lepas Pantai Lampedusa, Italia, pada 3 Oktober 2013. Para imigran tersebut tewas setelah kapal yang ditumpangi 500 orang itu terbakar dan tenggelam setengah mil dari Italia.

Foto tersebut diabadikan fotografer AFP Roberto Salomone saat kedatangan presiden Uni Eropa di hanggar bandara yang menjadi tempat sementara penyimpanan peti jenazah.

Sementara itu, foto deretan peti mati dengan rangkaian bunga di atasnya pernah diunggah kanal YouTube Davolese90 pada 10 April 2009. Keterangannya menyebutkan bahwa video itu mengenang korban gempa yang melanda Abruzzo. ”Sebuah penghormatan kecil kepada para korban gempa bumi yang melanda Abruzzo dan mengejutkan seluruh Italia,” bunyi keterangan kanal tersebut.

Gempa berkekuatan 6,3 skala Richter memang pernah melanda Pegunungan Abruzzo di timur Roma pada 6 April 2009. Gempa itu mengakibatkan 308 orang meninggal. Bagian bawah kolase foto peti mati yang diunggah akun Poppie Yopie berisi jenazah korban gempa tersebut. Bukan korban pandemi Covid-19.

FAKTA

Dua foto peti mati yang diunggah akun Facebook Poppi Yopie tidak memiliki kaitan dengan pandemi Covid-19. Foto bagian atas adalah peti jenazah korban kapal karam imigran Afrika di Italia pada Oktober 2013. Sedangkan foto bagian bawah adalah peti jenazah korban gempa di Abruzzo, Italia, 6 April 2009.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore