Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Maret 2022 | 12.48 WIB

Hoax Lama Telur Palsu Beredar Kembali

Photo - Image

Photo

DUNIA maya tak lekang oleh kehebohan yang menjurus pada kebohongan. Misalnya, kabar telur palsu berlapis kertas. Bahkan, ada yang menyebut kuning telur yang kenyal itu mirip dengan silikon. Informasi yang menyebar menggunakan video amatir itu dengan tegas menyebut telur yang beredar adalah palsu.

’’Utk Mak emak tercinta ...waspada & hati hati klo Belanja/ beli telur...beredar TELUR PALSU,’’ tulis akun Facebook Bhagus Bhagus Minggu, 27 Maret 2022. Tampak dalam video tersebut, beberapa butir telur dipecah dan keseluruhan diklaim palsu.

Dalam percakapan yang beredar dalam video 2 menit 38 detik itu, mayoritas menyebut bahwa telur yang beredar itu palsu. Terlihat dari kuning telur yang elastis dan lapisan cangkang yang menyerupai kertas (bit.ly/TelurLapisKertas).

Saat ditelusuri dengan situs padanan gambar, video serupa menyebar sejak 2018. Bahkan, tak sedikit media kredibel yang mengklarifikasi informasi itu. Misalnya, ulasan yang ditulis news.detik.com pada 27 Maret 2018. Ulasan tersebut menjelaskan bahwa pria yang menyebut telur palsu bernama Syahroni B. Daud. Cuplikan video yang diunggah akun Facebook Bhagus Bhagus itu sama dengan ulasan news.detik.com.

Aksi Syahroni sempat membuat orang-orang di Pasar Johar Baru percaya soal beredarnya telur palsu. Video Syahroni tersebut pun sempat viral di medsos. Saat itu, Kasubdit II Dittipid Siber Bareskrim Polri Kombes Asep Safrudin mengatakan, Syahroni tak sampai dijadikan tersangka dalam kasus tersebut. Dia meminta maaf kepada publik atas tindakannya itu.

’’Terkait Syahroni, tidak serta-merta kita melakukan penegakan hukum, tapi kita dengar sendiri karena ketidaktahuannya dan dia minta maaf serta nggak ada niat lain,’’ kata Asep. Anda dapat membacanya di bit.ly/HoaxTelurPalsu.

Jawapos.com juga mengulas informasi itu. Dinas KPKP DKI Jakarta menegaskan, berdasar hasil laboratorium, telur yang diduga palsu itu tidak memiliki satu pun ciri-ciri telur palsu. Selain tes fisik, secara tes DNA tidak terbukti bahwa telur tersebut palsu.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas KPKP Sri Hartati memastikan, video tersebut tidak benar. Telur yang dijual di pasar itu asli dan telah dibuktikan dengan pengujian laboratorium.

’’Pada hari ini kami ingin menyatakan kepada masyarakat untuk merasa aman bahwa tidak ada peredaran telur palsu,” tegasnya saat konferensi pers di Pasar Induk Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Selasa, 20 Maret 2018. Anda dapat membacanya di bit.ly/HasilLabAsli.

Kanal YouTube Kompas Tv juga mengunggah video permohonan maaf pria tersebut. Dia tidak paham cara membedakan telur asli atau palsu. Telur yang diyakini palsu ternyata justru telur ayam berkualitas baik. Anda dapat melihatnya di bit.ly/SampaikanMaaf.

FAKTA

Video seorang pria yang menyebut telur palsu itu terjadi pada 2018 di Pasar Johar Baru, Jakarta. Hasil laboratorium menyebutkan, keseluruhan telur itu asli.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore