
Restu Adam Nuryaman (RAN), pelaku penyebar hoaks tindakan kekerasan seksual anggota BEM FMIPA UNY berhasil ditangkap / sumber: Radar Jogja
JawaPos.com – Polda DIY telah memastikan bahwa laporan mengenai kekerasan seksual oleh anggota BEM FMIPA UNY adalah tidak benar atau hoaks.
Disebutkan bahwa penyidikan dan penyelidikan telah dilakukan, namun tidak ditemukan korban terkait.
Dikutip dari Radar Jogja pada Selasa (14/11), menurut Kombes Pol Idham Mahdi, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY, hingga Senin (13/11), tidak ada laporan, termasuk dari korban terkait kekerasan seksual di UNY.
Sebaliknya, terduga pelaku yang berinisial MF (21), justru melaporkan balik tuduhan tersebut.
Sebelumnya, akun X @UNYmfs menyebarkan dugaan kekerasan seksual di UNY yang melibatkan anggota BEM FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bernama M. Fahrezy (MF).
Sejak kasus ini pertama kali muncul melalui cuitan di akun X @UNYMfs, Polda DIY langsung melakukan investigasi karena kasus tersebut menjadi viral.
Ia dituduh melakukan pelecehan terhadap mahasiswa baru. Merasa tidak menerima klaim tersebut, ia lalu memilih untuk mengambil jalur hukum.
Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya ditemukan bahwa pelaku adalah Restu Adam Nuryaman (RAN).
RAN yang berasal dari Tegalrejo, Yogyakarta ini berusia 19 tahun dan merupakan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta angkatan 2022.
Ia menempuh program studi Pendidikan Biologi dan saat ini berada di semester 3. Akun Instagramnya, @restuad31_ kini juga menjadi viral dan banyak dikunjungi netizen.
Kasus ini terungkap setelah ditemukannya barang bukti berupa draft tulisan di ponselnya yang sama dengan konten yang diunggah ke akun X @UNYmfs.
Idham menjelaskan bahwa motif RAN dalam menyebarkan berita bohong tersebut adalah sakit hati.
RAN merasa tersinggung, karena ditolak saat mendaftar menjadi anggota BEM. Ia pun mendapatkan teguran dari MF saat menjadi panitia festival politik FMIPA UNY.
Ketua BEM FMIPA UNY, Doni Setyawan, membenarkan bahwa RAN telah mendaftar BEM namun tidak diterima.
Saat ini, MF yang sebelumnya telah dibekukan, karena fakta terungkap yang sebaliknya, pembekuan tersebut akan dicabut.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
