
Jensen Huang, CEO Nvidia yang diminta Kongres AS menjelaskan hubungannya dengan eksekutif teknologi yang diduga terkait intelijen Tiongkok (Reuters)
JawaPos.com - CEO Nvidia Jensen Huang diminta memberikan penjelasan kepada Kongres Amerika Serikat (AS) setelah muncul laporan intelijen yang mengaitkan kedekatannya dengan seorang eksekutif perusahaan teknologi yang diduga menjadi agen intelijen Tiongkok. Tiga pimpinan komite DPR AS meminta Huang menghadiri pengarahan tertutup pada 18 November untuk menjelaskan interaksinya dengan Alice Huang serta sistem keamanan perusahaan dalam menghadapi ancaman spionase asing.
Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR AS Brian Mast, Ketua Komite Khusus Tiongkok John Moolenaar, dan Ketua Komite Intelijen DPR Rick Crawford melalui surat bertanggal 4 November yang diumumkan Kamis (5/11). Mereka menilai persoalan ini menyangkut kemungkinan akses Beijing terhadap teknologi dan informasi strategis AS.
Dalam surat itu, ketiganya menulis, "Laporan terbaru menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keamanan nasional terkait akses Republik Rakyat Tiongkok terhadap teknologi dan informasi sensitif AS."
Sorotan tersebut berawal dari laporan The New York Times pada akhir Oktober yang mengungkap temuan intelijen AS mengenai Alice Huang, warga negara Tiongkok yang diduga menyalurkan informasi kepada Beijing. Alice merupakan mantan eksekutif Megaspeed, perusahaan penyedia layanan komputasi awan berbasis di Singapura yang membeli cip kecerdasan buatan (AI) Nvidia. Menurut laporan itu, hasil pengawasan intelijen menunjukkan Alice telah membangun hubungan dekat dengan Jensen Huang.
Kecurigaan terhadap Megaspeed juga berkaitan dengan dugaan upaya membantu perusahaan-perusahaan Tiongkok memperoleh cip AI canggih Nvidia yang penggunaannya dibatasi untuk pengiriman ke negara tersebut. Otoritas AS sebelumnya telah mencermati kemungkinan Megaspeed menjadi perantara penjualan kembali cip yang terkena pembatasan ekspor.
Dengan demikian, penyelidikan tidak hanya menyangkut hubungan personal seorang eksekutif, tetapi juga potensi kebocoran informasi dan pengawasan terhadap rantai pasok teknologi semikonduktor strategis.
Laporan The New York Times juga menyebut Presiden Donald Trump telah menerima pengarahan mengenai temuan intelijen tersebut sekitar setahun sebelumnya. Namun, menurut sumber-sumber yang diwawancarai surat kabar itu, Trump memilih tidak mengambil tindakan setelah menerima informasi tersebut. Kedekatan Trump dengan Huang sendiri selama ini terjalin melalui dukungan keduanya terhadap pengembangan industri AI AS.
Menanggapi pemberitaan tersebut, Nvidia menegaskan bahwa pertemuan Huang dengan Alice tidak berbeda dari interaksi bisnisnya dengan para pelanggan lain. Perusahaan menyatakan, "Pelanggan layanan komputasi awan regional kami hanya menerima informasi bisnis biasa, bukan rahasia dagang sensitif Nvidia, dan sama sekali tidak memperoleh informasi yang berkaitan dengan keamanan nasional."
Juru bicara perusahaan juga menekankan, "Pertemuan dengan pelanggan merupakan bagian dari pekerjaan seorang CEO. Jensen berbicara dengan ribuan eksekutif pelanggan setiap tahun."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022