
Robot humanoid dipamerkan di pusat inovasi robot humanoid, Shougang Park, Beijing, 28 Maret 2025. (Fortune)
JawaPos.com - Pemerintah Tiongkok resmi memperkenalkan sistem identitas digital nasional bagi seluruh robot humanoid yang beroperasi di negaranya. Sekilas kebijakan ini mungkin terlihat prematur karena penggunaan robot humanoid saat ini masih terbatas.
Namun, Beijing tampaknya meyakini bahwa perkembangan teknologi robotika dan kecerdasan buatan akan berlangsung jauh lebih cepat daripada perkiraan banyak pihak.
Seperti dilansir dari Fast Company, langkah tersebut muncul di tengah tantangan demografi yang dihadapi Tiongkok, termasuk menurunnya angka kelahiran dan menyusutnya jumlah tenaga kerja produktif. Pemerintah mendorong pemanfaatan robot humanoid di berbagai sektor yang membutuhkan tenaga kerja tambahan.
Untuk mendukung strategi tersebut, setiap robot akan memperoleh kode identitas unik yang memungkinkan pemerintah melacak riwayat perangkat sejak diproduksi hingga akhirnya tidak lagi digunakan.
Pada dasarnya, sistem ini menciptakan mekanisme identifikasi wajib bagi generasi baru pekerja sintetis yang diproyeksikan akan semakin banyak hadir di pabrik, pusat perbelanjaan, hingga lingkungan rumah tangga.
Program ini digagas oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok bersama Pusat Inovasi Robot Humanoid Hubei. Sistem tersebut bukan lagi sekadar konsep, melainkan sudah diterapkan dan digunakan oleh lebih dari 100 perusahaan dengan sekitar 200 model robot yang telah terdaftar.
Setiap robot memperoleh kode identitas sepanjang 29 karakter, jauh lebih panjang dibandingkan nomor identitas warga negara Tiongkok. Kode tersebut memuat berbagai informasi penting, termasuk negara asal, produsen, model, hingga nomor seri unik yang tidak dapat diduplikasi.
Fungsinya tidak berhenti sebagai tanda pengenal. Sistem ini juga dirancang sebagai sarana pemantauan operasional secara real-time. Berbagai data teknis dapat direkam, mulai dari kondisi komponen mekanis, status baterai, hingga performa sistem kecerdasan buatan yang digunakan robot.
“Jika robot rusak, kami dapat memeriksa log operasional dan catatan perawatannya melalui ID uniknya untuk menemukan kerusakan, menentukan tanggung jawab, dan melakukan perawatan yang efisien,” kata Liu Chuanhou, salah satu eksekutif di pusat inovasi Hubei.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
