
Ilustrasi logo Meta. (Pixabay).
JawaPos.com - Meta memperkuat perang melawan penipuan digital dengan mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kini bekerja secara proaktif memburu akun palsu, iklan scam, hingga situs tiruan yang beredar di Facebook, Instagram, dan Threads.
Hasilnya, lebih dari 120 juta akun, halaman, dan grup yang menyalahgunakan identitas berhasil dihapus hanya dalam kurun Januari hingga pertengahan Mei 2026.
Langkah ini dilakukan ketika modus penipuan online semakin berkembang dan memanfaatkan identitas palsu untuk mengelabui pengguna. Pelaku kerap menyamar sebagai merek ternama, tokoh publik, selebritas, hingga profesional terpercaya guna mendapatkan kepercayaan korban.
Meta mengungkapkan bahwa sepanjang periode tersebut, sistem mereka juga berhasil memblokir 26,7 juta iklan scam sebelum sempat tayang kepada pengguna. Sebagian besar penindakan dilakukan secara proaktif melalui sistem deteksi otomatis tanpa harus menunggu laporan dari pengguna.
"Pendekatan ini menunjukkan bagaimana AI kini tidak hanya digunakan untuk meningkatkan pengalaman pengguna media sosial, tetapi juga menjadi garda depan dalam melawan kejahatan siber yang semakin kompleks," catat Meta dalam laporan terbarunya.
Menurut Meta, pelaku scam terus mengembangkan taktik baru untuk menghindari sistem keamanan platform. Karena itu, perusahaan menerapkan strategi berlapis yang mencakup deteksi dini, penghapusan akun palsu, perlindungan terhadap identitas pengguna, serta kolaborasi dengan mitra keamanan global.
"Karena itu, kami menerapkan pendekatan berlapis dalam memerangi scam. Kami berupaya secara proaktif mendeteksi dan menghapus akun-akun palsu sebelum dilaporkan kepada kami, membantu pengguna memperoleh konteks yang lebih jelas mengenai pihak yang berinteraksi dengan mereka, mempermudah pelaporan scam, serta bekerja sama dengan para mitra pertukaran informasi keamanan untuk membantu melindungi lebih banyak orang agar tidak menjadi sasaran penipuan," tulis Meta.
Selain mengawasi aktivitas di dalam platform, AI Meta juga digunakan untuk mendeteksi jaringan penipuan yang mengarahkan pengguna ke situs eksternal berbahaya.
Salah satu fokus terbaru perusahaan adalah memerangi domain impersonation atau penyamaran domain, yakni praktik membuat situs palsu yang tampak seperti layanan resmi suatu merek atau organisasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022