Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 September 2025 | 23.44 WIB

Tren Viral Foto AI Ala BANDAI Ramai di Media Sosial, BANDAI NAMCO Beri Respon dan Peringatan

Tren foto viral ala BANDAI menggunakan prompt AI. (RianAlfianto/JawaPos.com). - Image

Tren foto viral ala BANDAI menggunakan prompt AI. (RianAlfianto/JawaPos.com).

JawaPos.com - Belakangan, media sosial diramaikan dengan tren unik: mengubah foto pribadi menjadi seolah-olah kemasan mainan resmi Bandai. Kreativitas ini banyak memanfaatkan teknologi AI-generated art, yang memungkinkan siapa saja membuat gambar bergaya kotak figur koleksi ikonik.

Namun, tren yang awalnya terlihat seru dan menghibur itu kini menimbulkan dilema baru. BANDAI NAMCO, raksasa mainan asal Jepang, baru saja mengeluarkan peringatan resmi kepada publik. 

Mereka menyoroti beredarnya gambar figur anime dan merchandise palsu yang memakai logo 'BANDAI' dan 'BANDAI SPIRITS' secara tidak sah.

Pernyataan ini muncul usai meningkatnya pertanyaan dari para penggemar, terutama setelah akun resmi Google Gemini App di platform X ikut mengunggah gambar bergaya Bandai. 

Dalam salah satu unggahan, terlihat figur mainan dalam kemasan dengan logo merah berbentuk persegi dan tulisan putih. Meski teksnya berbeda, bentuk dan tata letak desain itu mudah disalahartikan sebagai logo asli BANDAI.

Bandai memang tidak langsung melarang penggunaan AI dalam seni. Tapi perusahaan menegaskan bahwa siapa pun yang ingin mengunggah gambar semacam itu perlu “sangat berhati-hati.” 

Pasalnya, bila gambar AI menimbulkan kesan seolah produk resmi, hal tersebut bisa berujung pada pelanggaran hak cipta atau bahkan tindakan penipuan.

Bandai juga mengimbau konsumen agar tidak mudah terkecoh dengan tren viral ini. Masyarakat diminta memeriksa laman resmi perusahaan untuk memastikan keaslian produk. Menurut Bandai, kehati-hatian publik adalah kunci untuk menghindari jebakan barang palsu.

Kasus ini memperlihatkan sisi lain dari ledakan popularitas AI. Di satu sisi, teknologi ini memperluas ruang berekspresi kreatif; di sisi lain, ada risiko penyalahgunaan yang bisa merugikan konsumen dan mencederai reputasi merek besar. 

Viral tren foto ala BANDAI menjadi contoh nyata bagaimana hiburan di media sosial bisa bersinggungan dengan isu serius seperti hak cipta, etika digital, dan perlindungan konsumen.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore