
GANTIKAN PEMULUNG: Lau Hong Eng memasukkan kaleng bekas ke mesin khusus yang akan mengeluarkan uang atau voucher makanan.
JawaPos.com – Lumrahnya, mesin jual otomatis alias vending machine menelan uang dan mengeluarkan minuman atau makanan kemasan. Tetapi, mesin yang beroperasi di Admiralty Place, pusat perbelanjaan di seberang Stasiun MRT Admiralty, itu berbeda.
Mesin tersebut justru mengeluarkan uang atau kupon belanja. Sebaliknya, yang ditelan adalah botol plastik bekas air minum dan kaleng.
”Fungsi mesin jual otomatis ini berkebalikan dengan yang biasanya ada di pasaran.” Demikian kalimat promotif Incon Green Singapore, distributor mesin jual otomatis penelan botol plastik dan kaleng bekas tersebut.
Saat ini hanya ada satu mesin yang beroperasi di Admiralty. Tetapi, dalam waktu lima tahun ke depan, jumlah mesin unik itu bakal menjadi 500 di seluruh negeri.
”Ide pokok kami adalah mempermudah masyarakat yang peduli lingkungan untuk mendaur ulang sampah mereka. Sebagai bentuk apresiasi, mesin kami mengeluarkan uang atau kupon belanja yang bisa digunakan untuk membeli minuman atau makanan,” jelas Jack Lee, managing director Incon Green Singapore.
Lokasi yang diincar untuk menempatkan mesin-mesin "pemulung" tersebut adalah pusat perbelanjaan, sekolah, dan kantor.
Demi mewujudkan rencananya, Incon Green Singapore menggandeng sekitar 25 organisasi. Termasuk Singapore Sports School dan Singapore Zoo. Nanti mereka dijadikan mitra yang mengurusi mesin itu.
Untuk setiap 1 kilogram plastik botol yang mengandung PET (polyethylene terephthalate), mesin otomatis tersebut mengeluarkan uang 5 sen. Sementara itu, harga untuk kaleng lebih mahal, yakni sekitar 15 sen.
Sebenarnya, sebelum mesin milik Incon tersebut, pernah ada tiga mesin penelan botol dan kaleng bekas di tiga gerai supermarket NTUC FairPrice. Sayangnya, tiga mesin yang sempat menjadi sorotan pada 2009 itu kini sudah tidak ada lagi.
Kabarnya, tiga mesin tersebut jarang dipakai, kemudian jadi rusak. Selain itu, pernah ada satu mesin serupa di pelataran bioskop milik Wah & Hua. Tetapi, mesin tersebut dirusak orang. (*)

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
