Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 April 2018 | 19.36 WIB

Lapan Resmikan Antena Full Motion Terbesar di Indonesia

Antena Full Motion Lapan - Image

Antena Full Motion Lapan

JawaPos.com - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) meresmikan antena terbaru berteknologi full-motion. Antena ini menjadi yang terbesar sekaligus termegah di Indonesia.


Dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (2/4), antena S-XBand yang berfungsi sebagai mission control center itu memiliki diameter seluas 11,28 meter. Antena tersebut bertempat di Pusat Teknologi Satelit Lapan di Rancabungur, Bogor, Jawa Barat.


Antena ini terintegrasi dengan bangunan pusat pengendali misi satelit di Lapan. Kemampuan antena ini yaitu dapat menerima dua frekuensi yaitu frekuensi S dan X band serta dapat melakukan transmisi pada frekuensi S-band.


Fungsi antena tersebut yaitu untuk mengunduh data muatan satelit LAPAN-A2/ LAPAN-ORARI dan LAPAN-A3/ LAPAN-IPB berupa data gambar. Tidak sampai di situ, antena ini juga mampu menerima data Automatic Identification System (AIS) dari kapal-kapal di seluruh dunia.


Penelusuran JawaPos.com, LAPAN-A2 dan LAPAN-A3 merupakan satelit Lapan yang kedua dan ketiga yang dimiliki oleh Lembaga yang dikepalai Thomas Djamaluddin itu.


Sebagaimana JawaPos.com kutip laman EoPortal, Senin (2/4), LAPAN-A2 merupakan satelit yang memiliki kapabilitas untuk mendeteksi kapal dengan teknologi AIS. LAPAN-A2 dibekali dengan kamera yang sanggup mengambil gambar penginderaan jauh yang juga dibekali dengan radio amatir untuk sarana komunikasi.


Sementara LAPAN-A3 memiliki kamera multispectral untuk pemantauan vegetasi di perkebunan, hutan, dan pertanian. Sama seperti LAPAN-A2, satelit ini juga mampu mendeteksi kapal dengan teknologi AIS yang juga dapat membantu penelitian medan magnet bumi.


Bukan hanya dapat menerima data satelit Lapan, antena ini juga kompatibel untuk mengunduh data dari satelit milik luar negeri. Satelit yang dapat diterima yaitu misalnya Landsat-7 dan 8; Worldview-1, 2, dan 3; GEOEYE-1; Radarsat-2; MODIS (Aqua, Terra, Aura), SPOT-6 dan 7; IRS-P5, P6, dan P7; Sentinel-1A dan 2A; COSMO-Skymed-1, 2, 3, dan 4; TerraSar-X; Tandem-X; Kompsat-2, 3, dan 5; Pleiades-1A dan 1B, EROS atau satelit yang bekerja pada frekuensi tersebut.


Lapan mengklaim bahwa antena tersebut juga dirancang dapat menerima dan mengirimkan data satelit Lapan generasi selanjutnya. Dengan hadirnya antena ini, operasi misi satelit Lapan dan penerimaan data satelit lainnya dapat berjalan optimal. Hal ini merupakan langkah maju dalam mewujudkan pencapaian kemandirian penguasaan teknologi di Indonesia.


Dalam peresmian antena ini, Lapan juga menandatangani naskah kerja sama dengan PT Telkom. Kerja sama tersebut meliputi sinergi bidang telekomunikasi, informasi, media, edutainment, dan layanan teknologi penerbangan dan antariksa. Selain itu, LAPAN juga menandatangani naskah kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi terkait pengembangan satelit dan pemanfaatan data satelit.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore