
Antena Full Motion Lapan
JawaPos.com - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) meresmikan antena terbaru berteknologi full-motion. Antena ini menjadi yang terbesar sekaligus termegah di Indonesia.
Dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (2/4), antena S-XBand yang berfungsi sebagai mission control center itu memiliki diameter seluas 11,28 meter. Antena tersebut bertempat di Pusat Teknologi Satelit Lapan di Rancabungur, Bogor, Jawa Barat.
Antena ini terintegrasi dengan bangunan pusat pengendali misi satelit di Lapan. Kemampuan antena ini yaitu dapat menerima dua frekuensi yaitu frekuensi S dan X band serta dapat melakukan transmisi pada frekuensi S-band.
Fungsi antena tersebut yaitu untuk mengunduh data muatan satelit LAPAN-A2/ LAPAN-ORARI dan LAPAN-A3/ LAPAN-IPB berupa data gambar. Tidak sampai di situ, antena ini juga mampu menerima data Automatic Identification System (AIS) dari kapal-kapal di seluruh dunia.
Penelusuran JawaPos.com, LAPAN-A2 dan LAPAN-A3 merupakan satelit Lapan yang kedua dan ketiga yang dimiliki oleh Lembaga yang dikepalai Thomas Djamaluddin itu.
Sebagaimana JawaPos.com kutip laman EoPortal, Senin (2/4), LAPAN-A2 merupakan satelit yang memiliki kapabilitas untuk mendeteksi kapal dengan teknologi AIS. LAPAN-A2 dibekali dengan kamera yang sanggup mengambil gambar penginderaan jauh yang juga dibekali dengan radio amatir untuk sarana komunikasi.
Sementara LAPAN-A3 memiliki kamera multispectral untuk pemantauan vegetasi di perkebunan, hutan, dan pertanian. Sama seperti LAPAN-A2, satelit ini juga mampu mendeteksi kapal dengan teknologi AIS yang juga dapat membantu penelitian medan magnet bumi.
Bukan hanya dapat menerima data satelit Lapan, antena ini juga kompatibel untuk mengunduh data dari satelit milik luar negeri. Satelit yang dapat diterima yaitu misalnya Landsat-7 dan 8; Worldview-1, 2, dan 3; GEOEYE-1; Radarsat-2; MODIS (Aqua, Terra, Aura), SPOT-6 dan 7; IRS-P5, P6, dan P7; Sentinel-1A dan 2A; COSMO-Skymed-1, 2, 3, dan 4; TerraSar-X; Tandem-X; Kompsat-2, 3, dan 5; Pleiades-1A dan 1B, EROS atau satelit yang bekerja pada frekuensi tersebut.
Lapan mengklaim bahwa antena tersebut juga dirancang dapat menerima dan mengirimkan data satelit Lapan generasi selanjutnya. Dengan hadirnya antena ini, operasi misi satelit Lapan dan penerimaan data satelit lainnya dapat berjalan optimal. Hal ini merupakan langkah maju dalam mewujudkan pencapaian kemandirian penguasaan teknologi di Indonesia.
Dalam peresmian antena ini, Lapan juga menandatangani naskah kerja sama dengan PT Telkom. Kerja sama tersebut meliputi sinergi bidang telekomunikasi, informasi, media, edutainment, dan layanan teknologi penerbangan dan antariksa. Selain itu, LAPAN juga menandatangani naskah kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi terkait pengembangan satelit dan pemanfaatan data satelit.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
