
ILUSTRASI - ISTIMEWA
JawaPos.com - Closed Circuit Television (CCTV) semakin diminati masyarakat sebagai upaya pencegahan terhadap gangguan keamanan. Meski tidak bisa bisa menangkal sebuah kejahatan, setidaknya CCTV dapat membantu dalam urusan penyelidikan sebuah kejahatan.
CCTV semakin banyak digunakan. Baik di rumah maupun di lokasi bisnis atau areal publik.
Namun sebagian masyarakat masih ragu dalam memanfaatkan CCTV untuk alat pengawasan. Alasannya alat itu dianggap mahal. Apalagi itu digunakan untuk rumah pribadi. Lain halnya untuk lokasi bisnis.
"Dalam memakai CCTV perlu diketahui dulu spesifikasi dan fitur yang dibutuhkan. Yang menjadi terpenting, sesuaikan dengan bujet," ujar Marketing Manager TP-Link Indonesia Aulya Elyasa kepada JawaPos.com, Selasa (15/11).
Aulya Elyasa menyebut, sebetulnya perkara kendala CCTV masih belum selesai. Biasanya rekaman video dari CCTV kerap tidak maksimal. Hal itu membuat keraguan sebagian kalangan memanfaatkan kamera pengintai itu.
Padahal, saat ini banyak jenis CCTV. Semua itu tergantung kebutuhan dan peruntukannya. Belakangan ini CCTV kerap digunakan sebagai alat pengawasan di rumah, kos-kosan, apartemen, dan wilayah perumahan lainnya.
Varian dari CCTV itu pun beragam. Mulai dari home security camera, pan/tilt home security camera, dan outdoor security camera. Kini di TP-Link produk untuk CCTV ada jenis TAPO. Hampir semua varian itu dapat diakomodasinya.
CCTV dari TAPO diklaim memiliki keunggulan berupa kamera yang dapat memberikan notifikasi, ketika menangkap pergerakan maupun merekam dengan baik walau dalam keadaan gelap.
Klaim selanjutnya, CCTV TAPO dapat mampu melakukan komunikasi dua arah. Karena, dilengkapi dengan speaker dan mikrofon sehingga dapat melakukan komunikasi dua arah. Semisal dengan kurir paket, tamu, dan lain-lain.
Teknologi lain dari CCTV keluaran TP-link adalah VIGI. Produk ini fokus dalam pengawasan untuk keperluan bisnis. Contohnya untuk area gedung, toko, gudang, restoran, dan lain-lain. Semua itu membutuhkan kapasitas memori lebih besar dengan penyimpanan Network Video Recorder (NVR).
Aulya Elyasa menyebut, VIGI memiliki berbagai variasi produk, seperti Outdoor Full-Color Bullet Network Camera, Turret Network Camera VIGI, dan Full Color Turret Network Camera, serta NVR 8 channel hingga 15 channel.
Produk itu dapat memastikan kamera dapat merekam dengan baik dan jernih pada kondisi gelap, smart detection & notification yang mampu memberikan notifikasi pergerakan; ketika seseorang melintasi batas; memasuki area yang telah ditetapkan; dan menghalangi kamera, serta smart video yang dapat memberikan video lebih jelas dan menghilangkan distorsi.
Maka dari itu, kata Aulya, masyarakat semakin membutuhkan CCTV karena ingin mendapatkan kondisi keamanan yang terukur. Jika diperlukan untuk bisnis, bisa membantu upaya pencegahan terhadap kendala bisnis yang dilakoni.
Sementara kebutuhannya untuk perumahan, rumah pribadi, kos-kosan, atau apartemen, dapat melihat pergerakan orang-orang di sekitar lingkungan itu. Terutama pergerakan yang menjadi ancaman.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
