
Photo
JawaPos.com - Proses penggabungan atau merger antara Indosat-Tri resmi rampung pada Selasa (4/1) malam. Jalan panjang sebelumnya telah dilewati dalam upaya menyatukan dua entitas bisnis operator telekomunikasi besar yang beroperasi di Indonesia itu.
Buah dari merger antara Indosat-Tri menelurkan entitas baru dengan nama Indosat Ooredoo Hutchison atau IOH. Dengan resmi beroperasinya Indosat Ooredoo Hutchison ini, maka tidak ada lagi perusahaan bernama Hutchison 3 Indonesia (Tri).
Dikatakan oleh SVP Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison Steve Saerang, yang ada saat ini adalah Tri hadir sebagai produk dari Indosat Ooredoo Hutchison. Produk layanan Tri ini disampaikan Steve nantinya akan bersanding dengan IM3 yang berada di bawah Indosat Ooredoo sebelumnya.
Adapun strategi dual brand ini akan menjadi senjata awal Indosat Ooredoo Hutchison mengarungi industri telekomunikasi Indonesia. "Tri sebagai brand produk. PT Hutchison 3 Indonesia sudah tidak ada lagi sekarang. Sekarang hanya PT Indosat Tbk dengan nama komersial Indosat Ooredoo Hutchison," ujar Steve Saerang di Jakarta, Selasa (4/1).
Dirinya melanjutkan, kedua brand yang bakal jadi andalan setelah "perkawinan" Indosat-Tri ini yakni Tri dan IM3. Lebih lanjut, Steve menjelaskan bahwa masing-masing brand tersebut memiliki segmen pelanggan berbeda. Sehingga mempertahankan IM3 dan membawa Tri sebagai brand di bawah Indosat Ooredoo Hutchison adalah keputusan tepat.
"Kita yakin dua kekuatan ini punya daya tarik sendiri-sendiri. Tri punya segmentasi sendiri dan IM3 punya segmen sendiri. Dari awal punya pelanggan yang kuat masing-masing. Pak Vikram (CEO Indosat Ooredoo Hutchison) juga bilang ini bukan mematikan, tetapi saling menguatkan," tuturnya.
Sebagai informasi, Indosat Ooredoo Hutchison merupakan operator seluler baru hasil merger Indosat dan Tri. Penggabungan kedua perusahaan ini diinisiasi oleh induk perusahaan masing-masing, yaitu Ooredoo dan CK Hutchison.
Kini Indosat Ooredoo Hutchison menjadi operator seluler kedua terbesar di Indonesia dan dapat dipastikan menjadi penantang terkuat Telkomsel yang masoh menguasai pasar telekomunikasi Indonesia.
Dalam proses merger ini juga merombak struktur kepemimpinan keduanya. Vikram Sinha, yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Indosat Ooredoo, akan memimpin Indosat Ooredoo Hutchison sebagai Chief Executive Officer (CEO). Secara bersamaan, Nicky Lee juga telah ditunjuk sebagai Chief Financial Officer (CFO) untuk Indosat Ooredoo Hutchison.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
