Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Agustus 2017 | 15.38 WIB

Mengenal Cloud, Teknologi Penyimpanan Data Masa Depan

Solution Architect Director Abyor International, Budi Limansubroto, dalam konferensi pers Kamis (4/8) - Image

Solution Architect Director Abyor International, Budi Limansubroto, dalam konferensi pers Kamis (4/8)

JawaPos.com – Era digital membuat perusahaan dan organisasi bertransformasi menjadi perusahaan digital. Salah satu penyimpanan data yang paling efisien dengan keunggulan waktu nyata atau Real Time adalah dengan sistem Cloud. Namun masih banyak perusahaan yang belum berpindah dari sistem server ke sistem cloud karena masih tergolong baru dan khawatir akan sistem keamanannya. Padahal, di negara maju, sistem penyimpanan data dengan Cloud sudah lima tahun lalu dilakukan. Di Indonesia, teknologi ini paling diunggulkan untuk masa depan.


SAP Hana Enterprise Cloud (HEC) merupakan penawaran private cloud dari SAP. Layanan ini memungkinkan pelanggan dan mitra untuk menerapkan aplikasi Hana, SAP ERP, CRM, SAP BW di cloud pribadi mereka, yang sepenuhnya dikelola dan didukung oleh SAP. SAP Hana Enterprise Cloud juga mendukung aplikasi Hana kustom, termasuk aplikasi non-SAP sentris. Karakteristik utama HEC adalah bahwa ini adalah layanan pengelolaan yang lengkap di mana SAP menyediakan infrastruktur serta penerapan dan pengelolaan aplikasi.


“Sebagian besar pemimpin TI di Indonesia masih memiliki pandangan tradisional terhadap komputasi awan atau cloud. Padahal dengan meningkatkan beban kerja di cloud untuk berinovasi, akan mempersingkat waktu ke pasar, dan memaksimalkan potensi yang ditawarkan teknologi digital terbaru. Abyor International siap membantu proses operasional perusahaan menjadi lebih sederhana lagi dengan memanfaatkan solusi cloud SAP,” ujar Solution Architect Director Abyor International, Budi Limansubroto, dalam konferensi pers, Kamis (3/8).


Tuntutan zaman sekarang harus lihat kepada semua perusahaan yang kami gandeng. Mereka beli server harus mahal. Solusinya gunakan cloud,” jelasnya.


Budi mencontohkan sistem cloud sederhana juga sudah dipakai sehari-hari pada smartphone android saat menyimpan foto atau data lainnya. Namun sistemnya masih perorangan.


“Lalu saat orang menggunakan mobile banking transaksi. Beli pulsa dan beli apa bisa lewat cloud. Itu sudah jadi bagian dari kehidupan. Begitu pula dari sisi korporasi, sistem yang dimaintain di sisi customer untuk pindah ke cloud jd sesuatu perubahan paradigma. Dari sisi security sudah terjamin,” katanya.


Apalagi, kata Budi, era Presiden Joko Widodo mendorong pemerintah ke arah e-Government. Namun inisiatif itu masih ke arah sederhana seperti melakukan komputerisasi ke hal-hal yang belum terkomputerisasikan atau membuat portal di tiap departemen.


“Padahal e-Government bukan hanya itu, tapi koordinasi antara Kementrian dengan yang lain. Harus dengan hasil yang bagus. BUMN bisa lebih bersatu satu dan yang lain, tentu goalnya lebih powerful. Saya lihat pemerintah baru mulai menjajaki fasenya,” katanya.


SAP HEC dapat menjadi solusi jangka pendek bagi perusahaan menghadapi kewajiban untuk menempatkan data center perusahaan di wilayah Indonesia sebagaimana tertuang dalam PP No. 82 yang segera efektif pada bulan Oktober tahun ini. SAP HANA Enterprise Cloud memberikan pilihan implementasi yang lincah dan aman dengan tambahan keuntungan dari platform-in-memory SAP yang revolusioner, yakni SAP HANA dalam private cloud yang sepenuhnya dikelola secara private.

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore