
Ilustrasi korban pembunuhan. Ridwan Triatmodjo/Antara
JawaPos.com- Laporan kasus kecelakaan tunggal yang membuat SF meregang nyawa, hingga kini masih menjadi misteri. Pihak keluarga korban menyebutkan, banyak terdapat beberapa luka misterius di tubuh bocah 16 tahun tersebut. Ada dugaan, SF menjadi korban pembunuhan.
Hingga kini kasus tersebut masih ditangani Unit Laka Satlantas Polres Gresik. Kendati peristiwa itu terjadi pada 12 September lalu, namun belum juga ada titik terang terkait dengan kronologi pasti kejadian yang menewaskan remaja asal Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, itu.
Yang pasti, saat ditemukan sekitar pukul 03.45, SF bersimbah darah di kawasan Jalan Raya Tenaru, Dusun Wates, Desa Cangkir, Driyorejo.
Tewasnya SF dinilai tak wajar oleh pihak keluarga. Salah satunya, Jainun selaku paman korban. Hasil otopsi luar, terdapat beberapa luka di bagian leher korban. ’’Seperti sabetan benda tajam. Di bagian punggung juga terdapat luka memar,’’ ungkapnya.
Dia pun menduga bahwa keponakannya itu menjadi korban tindak pidana. Apakai itu aksi begal, premanisme, maupun pembunuhan berencana. Sesaat sebelum peristiwa terjadi, SF bersama rekannya RN hendak pergi mencari santap makan. Nah, saat melintasi lokasi kejadian, peristiwa maut itu pun terjadi. ’’Ada informasi bahwa keponakan saya dikeroyok empat orang misterius,’’ jelasnya.
Hebatnya, RN selamat. Nyaris tanpa luka sedikit pun. Bahkan, dari keterangan Jainun, RN mengaku tidak mengetahui pasti kejadian tersebut. ’’Tapi, temannya itu sempat melapor ke pihak berwajib. Dengan keterangan, peristiwa kecelakaan tunggal,’’ paparnya.
Meski demikian, pria 40 tahun itu merasa ada yang mengganjal. Apalagi, saat petugas kepolisian menanyakan keberadaan motor RN yang dikendarai saat peristiwa terjadi. ’’Informasinya, dibawa kabur seseorang saat membantu mengevakuasi. Ini semakin membingungkan,’’ jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Jayadi, orang tua korban. Pihaknya berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap secara pasti penyebab kematian anaknya. ’’Saya yakin peristiwa itu tidak murni kecelakaan lalu lintas. Semoga pihak kepolisian segera mengungkap fakta yang sebenarnya,’’ harap Jayadi.
Terpisah, Kanitlaka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto menyatakan telah memeriksa beberapa saksi terkait dengan peristiwa tersebut. Termasuk mengumpulkan berbagai barang bukti yang diharapkan mampu menjadi petunjuk tambahan untuk mengungkap kasus itu.
’’Penyelidikan masih terus dilakukan. Termasuk menginterogasi para saksi dari peristiwa tersebut. Mohon waktu,’’ tandasnya. (*)
---
Kasus Pembunuhan di Wilayah Hukum Polres Gresik
Yang Berhasil Diungkap

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
