
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menemani Menteri Kesehatan meninjau Jembatan Suramadu. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Suasana hangat terasa dalam pertemuan antara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) di Kecamatan Gunung Anyar. Keduanya hadir dalam rangka sosialisasi empat pilar pada Kamis (27/8).
Dalam kesempatan tersebut, Risma bercerita tentang lokasi acara di Gunung Anyar yang sering disebut kawasan punggiran. Namun, menurut dia, hal itu kurang tepat. Sebab, pemkot sedang menggodok program pembangunan jalan lingkar luar timur (JLLT) yang akan tembus ke Jalan Kenjeran akses Jalan Suramadu.
”Kami membangun ini semuanya sendiri, pakai APBD. Bahkan, jalan MERR itu kami juga bangun sendiri sampai selesai,” ujar Risma.
Dia juga memastikan indeks properti di Kota Surabaya lebih tinggi dibanding daerah lain. Sebab, Kota Surabaya sudah relatif tidak ada banjir. Sehingga bila jalan macet, terdapat jalan alternatif untuk melewati jalur-jalur tertentu. ”Jadi, kami juga pastikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Surabaya sampai saat ini masih positif, bukan negatif. Mudah-mudahan kami bisa menjaganya hingga akhir tahun,” ujar Riswa.
Ketika pandemi Covid-19 sudah mulai bisa dikendalikan, Risma memutuskan untuk menggerakkan kembali perekonomian Surabaya. ”Alhasil, saat ini Covid-19 bisa dikendalikan dan perekonomian warga terus berjalan. Meskipun tidak seperti dulu, tapi minimal bisa tumbuh dengan baik,” ucap Risma.
Ketua MPR Bambang Soesatyo mengapresiasi kepada Wali Kota Risma yang telah berhasil membawa Kota Surabaya maju pesat. Banyak kemajuan pesat di Kota Surabaya dan sudah dimonitor dari Jakarta. ”Surabaya luar biasa,” ujar Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet.
Bambang tidak menampik ketika pandemi Covid 19 menyerang, properti di seluruh Indonesia bertumbangan. Berbeda dengan Surabaya yang masih tetap stabil.
Dia kembali mengapresiasi perekonomian Surabaya yang tetap bagus meski diterjang pandemi. ”Makanya, saat ini pemerintah sedang mengupayakan vaksin yang akan diberikan secara gratis kepada seluruh rakyat Indonesia,” terang Bambang.
Bambang memastikan Presiden Jokowi sudah memberangkatkan dua menteri ke Tiongkok untuk melakukan negosiasi terkait pembelian vaksin. Harapannya, pada akhir tahun vaksin akan tiba dan langsung didistribusikan. Dia juga mengajak semua pihak untuk tetap menjaga kesehatan dan selalu mengambil hikmah di balik pandemi Covid-19. ”Pandemi mengubah mindset masyarakat. Jadi, sangat banyak manfaat atau faedah yang bisa kita ambil di masa pandemi ini, supaya kita bisa hidup lebih sehat lagi,” ujar Bambang.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=pc0v2HJBuDs

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
