
Poster film Pulau Plastik. Instagram Pulau Plastik
JawaPos.com–Film dokumentasi berjudul Pulau Plastik diputar secara perdana di Surabaya pada Senin (26/4). Disutradarai Dandhy Laksono, film itu mengungkapkan beberapa fakta tentang sampah plastik.
Salah satu fakta adalah konsumsi mikroplastik manusia yang cukup besar. Dalam film berdurasi 120 menit itu, Dandhy mengungkapkan, pihaknya sempat terkendala penelitian mikroplastik dalam 100 sampel feses manusia.
”Ini menjadikan Pulau Plastik sebagai film dengan sampel terbanyak di dunia. Dari 100 sampel feses itu, ternyata manusia mengonsumsi mikroplastik berbagai sumber,” tutur Dhandy.
Dalam film, Dhandy menyampaikan kandungan mikroplastik berlebih dalam tubuh manusia melalui sosok Gede Robi, penggiat lingkungan yang juga vokalis grup band Navicula. Melalui tes yang dilakukan Ecoton, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkungan asal Jawa Timur, mikroplastik dalam tubuh Robi berkali-kali lipat lebih banyak dibandingkan penelitian sama yang dilakukan di Vienna, Austria.
”Kami berharap film ini bisa mengubah lifestyle masyarakat, bisnis, ekonomi, perusahaan, dan juga sebagai alat untuk menekan pemerintah. Harapannya ada regulasi yang menekan penggunaan plastik sekali pakai,” ujar Dhandy.
Sementara itu, Prigi Arisandi, pendiri Ecoton yang juga membintangi film itu menjelaskan, salah satu hal yang menjadi fokusnya dalam film Pulau Plastik adalah masuknya sampah impor ke Surabaya. ”Problemnya itu. Membuka mata kalau Indonesia adalah tempat sampah global. Individu harus kontribusi cegah pemakaian plastik sekali pakai,” ujar Prigi.
Film itu dirilis bertepatan dengan Hari Bumi pada 22 April di Denpasar, Bali. Surabaya menjadi tempat kedua penayangan film dokumenter itu. Berikutnya, roadshow film akan dilakukan di Gresik dan Jakarta. Setelah itu, film yang juga diproduseri Angga Dwimas Sasongko (NCTHI, 2019; Story of Kale, 2020; Dua Garis Biru, 2019) itu akan diputar di seluruh bioskop XXI di Indonesia.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=gvShSz1pkzM
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022