
Polisi menunjukkan para tersangka dan berbagai barang bukti alat untuk memproduksi narkoba jenis sabu-sabu di Markas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (23/12). Didik Suhartono/Antara
JawaPos.com–Aparat Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggerebek sebuah rumah di Jalan Rangkah Surabaya, Jatim. Rumah itu ternyata difungsikan untuk memproduksi narkotika, psikotropika, dan obat terlarang jenis sabu-sabu. Itu diketahui berdasar pengungkapan kasus dari penangkapan sejumlah orang yang menggelar pesta sabu-sabu di rumah itu.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ganis Setyaningrum seperti dilansir dari Antara di Surabaya mengatakan, penggerebekan berawal dari penangkapan sejumlah orang yang menggelar pesta sabu-sabu. Dari penggeledahan yang dilakukan, petugas menemukan peralatan pembuat bahan dasar sabu-sabu.
”Ini semacam laboratorium kecil-kecilan untuk memproduksi sabu-sabu,” kata Ganis di Surabaya.
Sementara itu, sejumlah barang bukti yang diamankan di antaranya sebuah blender, enam buah pipet, dua buah jeriken, sebuah alumunium foil, satu sarung tangan, sebuah gelas ukur plastik, tabung berisi etanol, 16 bungkus obat sakit kepala, sebuah tabung ukur, sebuah selang plastik, sebuah saringan stainless dan sebuah timbangan elektronik.
”Hasil uji lab menunjukkan bahwa bahan-bahan yang kami amankan mengandung prekursor atau bahan baku sabu-sabu. Di antaranya mengandung benzena, yaitu berupa toluene dan juga jenis senyawa keton atau aseton,” ujar Ganis.
Penggeledahan di rumah, juga menemukan sebanyak 1.400 butir pil koplo dan mengungkap otak rumah produksi sabu-sabu adalah Ivan Wahyu, yang dibantu Didik, Arifin, dan Iqbal, warga Kota Surabaya.
”Penyandang dananya bernama Syaiful, warga Blega, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Seorang lainnya bernama Rozak adalah salah satu pembeli yang turut ditangkap karena ikut pesta sabu-sabu di rumah itu,” terang Ganis.
Berdasar keterangan para pelaku, rumah produksi sabu-sabu itu baru dibuat untuk memenuhi permintaan yang meningkat menjelang Tahun Baru 2021, sehingga berinisiatif untuk memproduksi sabu-sabu sendiri.
”Kami masih mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui apakah benar rumah produksi sabu-sabu ini baru saja didirikan atau sudah banyak hasil produksinya yang sudah dipasarkan,” kata Ganis.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=QunKvMxEWhA

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
