
Photo
JawaPos.com–Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya Nur Syamsi menegaskan akan terus mengingatkan paslon untuk mengupayakan seluruh kegiatan secara daring. Terlebih lagi, kedua paslon telah menandatangani pakta integritas untuk menurunkan angka persebaran Covid-19.
”Artinya, kedua paslon sudah terikat. Jadi sebisa mungkin giat dilakukan secara daring. Contoh, dialog dengan masyarakat. Kalaupun harus tatap muka, maksimal 50 orang,” tutur Syamsi setelah acara pengundian nomor urut paslon di Hotel Singgasana pada Kamis (24/9).
Syamsi menambahkan bahwa terdapat aturan lain. Misalnya, saat rapat umum. ”Salah satu agenda kampanye ada rapat umum. Jadi giat itu maksimal orang yang boleh hadir hanya 100 orang. Tapi, lagi-lagi diutamakan dengan daring,” ujar Nur Syamsi.
Saat disinggung terkait konser saat kampanye, Syamsi menegaskan, KPU dan Bawaslu akan menegakkan PKPU No 13 Tahun 2020. ”Artinya, tidak boleh ada giat yang mengundang massa,” tegas Nur Syamsi.
Terkait sanksi yang akan diterapkan, Syamsi belum menjawab secara jelas. ”Kami memang diberikan kewenangan untuk melakukan sanksi teguran, tapi di luar sanksi teguran kami tidak memiliki kewenangan,” jawab Nur Syamsi.
Ke depannya, KPU akan terus melakukan sosisalisasi ke masyarakat untuk mengikuti pemungutan suara pada 9 Desember melalui sosial media. Dia berharap hal itu dapat mengurangi kerumunan massa. ”Jadi semuanya dengan media daring. Intinya mengurangi potensi kerumunan,” tambah Nur Syamsi.
Namun, Syamsi memahami bahwa tidak semua masyarakat menggunakan sosial media seperti Instagram maupun Facebook. Terkait hal tersebut, dia sudah menyiapkan solusi. ”Masih ada grup WhatsApp kan ya? Selain itu sosialisasi offline atau tatap muka masih dijalankan meski tidak banyak,” ujar Nur Syamsi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=avpwZE63nD8

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
