Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 September 2020 | 23.40 WIB

Pengundian Nomor Paslon Pilwali Surabaya Dilengkapi Pakta Integritas

KPU mengagendakan pengundian nomor urut paslon pada Kamis (24/9). Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

KPU mengagendakan pengundian nomor urut paslon pada Kamis (24/9). Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya akan mengadakan pengundian nomor urut pasangan calon Eri-Armuji dan Machfud Arifin-Mujiaman dalam kontestasi Pemilihan wali kota Surabaya 2020. Pengundian akan dilaksanakan di Hotel Singgasana pada Kamis (24/9) siang. Pengundian tersebut bakal disesuaikan dengan protokol kesehatan.

Komisioner KPU Surabaya Soeprayitno mengatakan, acara pengundian akan disesuaikan dengan PKPU 3 Tahun 2017 dan PKPU 1 Tahun 2020. ”Acara tersebut akan mengundang pasangan calon, wakil parpol atau gabungan parpol yang mengajukan, juga pasangan calon perseorangan. Namun, di Surabaya tidak ada calon perseorangan,” tutur Soeprayitno.


Selain itu, KPU turut mengundang tim kampanye, serta bawaslu. ”Dari tokoh masyarakat, kami juga mengundang Kapolres dari Polrestabes Surabaya dan Tanjung Perak,” ujar Soeprayitno.

Dia menegaskan, protokol kesehatan menjadi hal yang paling diutamakan. Sehingga, tidak semua orang bisa masuk di area pengundian.

”Mekanismenya, paslon yang hadir lebih awal sesuai berita acara bisa mengambil nomor urutan pengambilan undian lebih awal,” kata Soeprayitno.

Kemudian, pengambilan nomor akan diurutkan sesuai nomor urut. Soeprayitno menjelaskan, dalam setiap acara KPU pada semua tahap pilwali saat ini, pihaknya selalu melakukan rapat dan diskusi dengan satuan gugus tugas Covid-19.

”Tujuannya untuk melihat apakah acara kami sudah sesuai dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” ujar Soeprayitno.

Menurut dia, pada awalnya, KPU akan menyelenggarakan acara di dalam ruangan. ”Namun, kami melihat tempat outdoor lebih aman karena ada sirkulasi udara yang baik,” papar Soeprayitno.

Dia menambahkan, paslon akan diminta untuk menandatangani pakta integritas untuk bersama-sama mematuhi protokol kesehatan. ”Ini hal yang tidak kalah penting. Jadi pakta integritas dibuat sebagai tanda bahwa kedua paslon berkomitmen mengurangi penularan virus Covid-19,” ucap Soeprayitno.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=lbE9p3U-TYg

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore