
Photo
JawaPos.com – Renovasi Gedung Karang Pucung Korps Pangkalan Marinir (Lanmar) Surabaya menjadi rumah sakit darurat Covid-19 telah rampung. Ratusan bed pasien pun sudah disiapkan. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memastikan, dua minggu ke depan gedung bekas barak itu siap menerima pasien Covid-19.
Anggota Lanmar Surabaya membutuhkan waktu 10 hari untuk menyulap barak menjadi rumah sakit darurat Covid-19. Tampilan gedung yang usang diubah menjadi kinclong. Puluhan kamar mandi pun sudah disiapkan. Baik di lantai 1 maupun 2. Semua dibuat terpisah untuk pasien laki-laki dan perempuan. Termasuk kamar mandi khusus tenaga kesehatan (nakes).
Gedung seluas 3.200 meter persegi itu disekat menjadi beberapa ruangan untuk memisahkan jenis kelamin. Ada juga tempat khusus untuk para nakes. Diberi nama nurse station, ruangan itu ditempatkan di lantai dasar. Tujuannya, nakes lebih mudah memantau para pasien. ’’Ini bukan untuk militer saja, tapi juga untuk umum,’’ kata Yudo Margono, Kamis (22/7).
Menurut dia, dalam dua minggu ke depan, RS darurat Covid-19 di Gedung Karang Pucung Lanmar tersebut sudah bisa digunakan untuk melayani pasien. Sebab, sekarang tinggal sedikit renovasi dan penambahan fasilitas lainnya. Misalnya, tempat tidur pasien.
RS darurat Covid-19 di Lanmar Surabaya itu memiliki fasilitas yang cukup. Mulai mesin cuci, ruang khusus nakes, tempat berjemur, hingga televisi untuk hiburan. Menurut Yudo, RS darurat tersebut mampu menampung 800 pasien. Nah, nanti pasien yang dirawat adalah yang bergejala ringan. ’’Yang bergejala sedang dirawat di gedung Sekolah Kesehatan Angkatan Laut RSAL,’’ terangnya.
Yudo menuturkan, sekarang semua RSAL di seluruh Indonesia sudah penuh. Karena itu, upaya penambahan tempat alternatif ruang isolasi terus dilakukan. Nanti pasien yang masuk RS darurat itu berasal dari rujukan dokter di RSAL.
Akses ambulans juga sudah disiapkan. Dengan begitu, pasien masuk tidak melalui pintu utama Lanmar Surabaya. Menurut Yudo, kebutuhan oksigen di RS darurat Lanmar akan dipasok dari KRI Soeharso.
Sementara itu, nakes nanti gabungan. Artinya, nakes tidak hanya berasal dari RSAL, tapi juga instansi lain. Rencananya, 150 nakes disiagakan. Harapannya, mereka bisa membantu penanganan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
