
Photo
JawaPos.com- Banyaknya temuan satwa jenis kepiting tapal kuda di Tambak Wedi Surabaya menyita perhatian Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim). Sebab, jenis hewan tersebut merupakan satwa langka yang dilindungi berdasar Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 106 Tahun 2018.
Merespons temuan itu, Kepala Subbagian Data, Evaluasi, Pelaporan, dan Kehumasan BBKSDA Jatim Gatut Panggah Prasetyo menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Seksi Konservasi Wilayah (SKW) III Surabaya dan pihak terkait untuk melakukan penelitian di pesisir Tambak Wedi. Tujuannya, mengetahui secara mendalam keberadaan satwa langka tersebut. ”Apalagi, kami baru tahu keberadaannya,” katanya.
Selain itu, sosialisasi akan dilakukan di sekitar wilayah pesisir Tambak Wedi. Dengan begitu, para nelayan dan masyarakat mengetahui bahwa satwa tersebut dilindungi undang-undang. Apalagi, jumlah kepiting tapal kuda terus berkurang dan hampir punah.
Dia mengakui, nelayan mungkin selama ini hanya mengetahui jenis-jenis hewan laut tertentu yang dilindungi. Misalnya, ikan lumba-lumba, pari manta, hingga hiu paus. ”Kami juga akan lakukan pengawasan,” tegasnya.
Lebih lanjut, melalui kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), jumlah spesies kepiting tapal kuda terus mengalami penurunan. Karena itu, jenis tersebut masuk dalam salah satu spesies satwa langka yang dilindungi.
Terkait dengan konservasi, menurunnya populasi satwa itu mengakibatkan keseimbangan ekosistem laut akan terganggu. Sebab, salah satu rantai makanan hilang akibat berkurangnya hingga punahnya populasi salah satu satwa. ”Itu yang harus dihindari,” tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022