
Penyidik KPK keluar dari ruang CCTV DPRD Jatim. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Penyidik KPK menghabiskan waktu sekitar 3 jam untuk memeriksa rekaman CCTV di kantor DPRD Jawa Timur. Penyidikan pada Kamis (15/12), itu dilakukan atas kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simandjuntak pada Rabu (14/12) malam.
Lima orang penyidik datang dengan 2 mobil pada pukul 11.15 WIB. Mereka langsung masuk ke ruang CCTV di gedung baru lantai 2.
Kelima penyidik itu baru keluar dari ruang operator CCTV pada pukul 14.17 WIB. Tak ada satu pun dari mereka yang buka suara.
Sauji, petugas operator CCTV kantor DPRD Jatim mengatakan, petugas KPK menghabiskan waktu selama 3 jam lebih untuk memeriksa rekaman. Para penyidik, kata dia, meminta untuk memutar ulang rekaman pada 13-14 Desember.
”Rekaman yang diputar tidak disalin para penyidik. Cuma diminta memutar ulang rekaman tanggal 13-14 (Desember) kemarin,” kata Sauji.
Meski tidak disalin, para penyidik merekam sendiri seluruh rekaman dalam CCTV tersebut. Karena itu, lanjut Sauji, penyidik butuh waktu lebih dari 2 jam dalam penyidikan.
”Nggak di-copy (disalin), cuma direkam,” ucap Sauji.
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Surabaya, Jawa Timur, Rabu (14/12) malam. Tim KPK melakukan operasi senyap terhadap pihak-pihak di DPRD Jawa Timur.
”Benar, tadi malam (14/12) KPK lakukan tindakan tangkap tangan terhadap beberapa pihak di Surabaya, Jawa Timur,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Kamis (15/12).
Berdasar informasi, tim KPK mengamankan pimpinan DPRD Jawa Timur dan pihak-pihak lain. Mereka yang diamankan sedang dalam pemeriksaan intensif di Polda Jawa Timur.
”Saat ini, tim KPK masih terus kumpulkan bahan keterangan,” ucap Ali.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
