
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan yang didampingi anggota MPR Fraksi Demokrat E. Herman Khaeron. melakukan Sosialisasi 4 Pilar di Indramayu
JawaPos.com-Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Adi Sutarwijono menebarkan nilai-nilai gotong royong dalam sosialisasi 4 pilar kebangsaan, yang digelar anggota DPR/MPR Indah Kurnia. Kegiatan itu berlangsung di kawasan Wisata Batas Kampung (WBK) eks Pedukuhan Sumberan, Kelurahan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung.
’’Gotong royong adalah jiwa yang hidup di masyarakat kita, yang tumbuh dan berakar selama ratusan tahun,” ungkap Adi, yang juga ketua DPRD Kota Surabaya itu.
Acara itu dihadiri langsung Indah Kurnia, anggota DPR/MPR dari Dapil Surabaya Sidoarjo dan beberapa anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDIP di antaranya Siti Maryam. Tampak pula Ketua PAC PDIP Wiyung Kinaryo dan jajaran pengurus PDIP dan masyarakat umum.
Menurut Adi, gotong royong senantiasa hidup di tengah peradaban masyarakat yang berkembang dan maju, seperti Kota Surabaya. Hari-hari ini, misalnya, masyarakat di kampung-kampung tengah sibuk mempersiapkan dan menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kampung dan gapura dirias dan dipercantik. Selain itu, digelar beragam lomba.
“Itu semua diselenggarakan warga masyarakat, dengan bekerja sama satu sama lain. Memperkuat gotong royong, penuh keguyuban warga,” kata Adi.
Dengan gotong royong pula, lanjut Adi, menjadi satu bukti kuat bahwa warga senantias menjunjung tinggi nilai-nilai dan spirit Bhineka Tunggal Ika. Dengan demikian, masyarakat dapat hidup berdampingan dengan rukun dan penuh harmoni.
“Terima kasih Ibu Indah Kurnia, anggota DPR RI dari PDI Perjuangan dapil Surabaya-Sidoarjo, yang senantisa menaruh perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat, terutama di bidang pemberdayaan ekonomi,” jelas.
Indah Kurnia menekankan pentingnya kerjasama, gotong royong, antarberbagai kelompok masyarakat untuk menumbuhkan kembali ekonomi setelah dua tahun didera pandemi Covid-19. “Lahirnya kawasan wisata batas kampung atau WBK, yang kini ramai dikunjungi warga adalah salah satu hasil prakarsa masyarakat yang bisa saling bekerja sama,” kata Indah.
Sementara itu, Siti Maryam mengungkapan, kawasan wisata batas kampung (WBK) terlahir berkat semangat dan keyakinan warga untuk menyulap kawasan yang awalnya tertutup, kini menjadi destinasi wisata. ‘’Salah satunya ini juga berkat sentuhan tangan Ibu Indah Kurnia. Terima kasih banyak untuk beliau,” ungkapnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
