
Photo
JawaPos.com - Badan Pengembangan Bahasa dan Pelindungan Bahasa melalui Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, mulai tahun 2006 telah melakukan Pemilihan Duta Bahasa Jawa Timur. Para duta bahasa yang sudah terpilih akan menjadi mitra kerja Balai Bahasa Jawa Timur dalam memasyarakatkan penggunaan bahasa Indonesia yang tertib. Photo
Tahun 2021, Balai Bahasa Jawa Timur kembali menyelenggarakan Pemilihan Duta Bahasa. Tahun ini merupakan gelaran yang ke-14. Puncak Final Pemilihan Duta Bahasa Jawa Timur 2021 dilangsungkan di Fave Hotel 4 September 2021.
Pemilihan Duta Bahasa Jawa Timur 2021 melewati beberapa tahap seleksi. Pertama seleksi administrasi yang dilaksanakan melalui zoom meeting, serta wawancara singkat untuk memilih 25 pasang peserta atau 50 orang peserta ke tahap berikutnya. Seleksi yang kedua, 25 pasang peserta yang terpilih dari seleksi awal akan melalui penjurian bahasa asing, bahasa daerah, dan krida kebahasaan untuk menentukan 10 pasang peserta final pemilihan duta bahasa. Pada tahap final para peserta akan unjuk bakat serta menjawab pertanyaan juri.
Balai Bahasa Jawa Timur mempunyai kriteria khusus untuk memilih duta bahasa. Kepala Balai Bahasa Jatim Asrif selaku penanggung jawab dan juri menyatakan, kompetisi tersebut bukan hanya diikuti mahasiswa bahasa Indonesia saja. Namun bagi seluruh pemuda maupun mahasiswa jurusan lainnya di rentang usia 18 sampai 25 tahun.
Selain itu, harus menguasai trigatra bangun bahasa yakni mengutamakan bahasa negara, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing. "Syarat lainnya adalah pemuda asli atau berdomisili Jawa Timur," katanya.
Para peserta saat mengikuti gelaran Pemilihan Duta Bahasa Jawa Timur ke-14. Nantinya mereka akan menjadi mitra balai bahasa dalam rangka mengkampanyekan trigatra bangun bahasa, serta membangun tentang literasi. Foto/Istimewa
Meskipun ada peserta yang kuliah di luar Jawa Timur, boleh mengikuti kegiatan tersebut. Tugas para duta adalah menjadi mitra balai bahasa dalam rangka mengkampanyekan trigatra bangun bahasa, serta membangun tentang literasi.
"Tugas kami yang paling utama adalah membentuk mereka untuk menjadi pemuda-pemuda unggulan melalui penguatan kompetensi berbahasa," ujarnya.
Karena dalam aktivitas apapun, pasti mereka membutuhkan keterampilan berbahasa yang baik dan benar. Karena itu lah, balai bahasa akan memperkuat kompetensi mereka, agar tidak hanya tampil melalui media sosial, tapi dari cara berkomunikasi, bisa tercitra menjadi pemuda yang baik dan tangguh.
Hasil pemilihan kemarin, Pemenang 1 putra diraih Hafizh Dzaky Amanullah. Pemenang 1 putri, Naria Nur Iftitah. Pemenang 2 putra, Achmad Faisol. Pemenang Putri 2, Alivia Aulia. Pemenang 3 putra, Michael Owen Santoso dan pemenang 3 putri diraih Fahma Lailatus.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
