Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Agustus 2020 | 02.25 WIB

Sebanyak 64 Pasien Covid-19 Lulus dari RSDL Indrapura Surabaya

Paulin Winarta (kiri) memberikan potongan nasi kuning kepada pasien yang dinyatakan sembuh setelah dirawat di Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Indrapura. Rafika - Image

Paulin Winarta (kiri) memberikan potongan nasi kuning kepada pasien yang dinyatakan sembuh setelah dirawat di Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Indrapura. Rafika

JawaPos.com–Kabar baik datang dari Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Indrapura, Kota Surabaya. Pada Selasa (4/8), sebanyak 64 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19. Mereka mengikuti acara wisuda yang diadakan di depan RSDL. Yang diwisuda hari ini (4/8) menambah jumlah kesembuhan pasien di RSDL yang mencapai angka 1.022.

Achmad Sukri, pasien ke-1.000 yang sembuh di Surabaya mengatakan, RSDL punya sistem dan cara unik untuk menyembuhkan pasien. Fokus utamanya adalah untuk meningkatkan imun. Jadi pasien dibikin bahagia terus.

”Tiap pagi diajakin senam kebugaran, jalan-jalan di sekitar rumah sakit, dan lain sebagainya. Kalau kata orang pasien di RSDL lagi diisolasi dan dibatasi ruang geraknya sampai stres, menurut saya salah. Buktinya saya bahagia. Soalnya semua kebutuhan dipenuhi,” ungkap Achmad Sukri.

Achmad mengapresiasi cara RSDL. Meskipun hanya berkonsultasi dengan dokter secara daring, dia merasa sangat diperhatikan dan dirawat. Sebelum dirawat di RSDL, Achmad merupakan perantau asal Jakarta yang bekerja sebagai kontraktor.

”Ketika datang, saya merasa pusing dan demam. Awalnya saya kira karena Surabaya panas. Ternyata ketika rapid, saya terindikasi covid-19. Alhasil saya harus dirawat di sini,” tutur Achmad Sukri.

Koordinator Yayasan Kesehatan (Yankes) Surabaya Paulin Marwita mengatakan, RSDL mementingkan imunitas pasien.

”Pada wisuda Angkatan ke-48 ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk sama-sama berdoa supaya angka penderita Covid-19 terus menurun. Di RSDL, kenyamanan dan imunitas pasien sangat dijaga. Seperti makanan yang harus 2.800 kalori tiap hari,” tutur Paulin.

Tidak heran bila RSDL terus mengadakan wisuda karena jumlah pasien yang sembuh. Dalam salah satu wisuda, bisa ada 71 pasien yang sembuh. ”Selain itu, pasien yang dirawat rata-rata butuh waktu 10 hari saja di RSDL untuk sembuh. Ini menunjukkan kalau RSDL mampu menyediakan atmosfir menyenangkan yang bsia mendukung kesembuhan pasien,” ujar Paulin.

Setelah pasien pulang dan kembali beraktivitas, bukan berarti RSDL lepas tangan atau tidak memperhatikan pasien. Melalui ratusan relawan, RSDL masih akan terus memantau kehidupan bersosial pasien tersebut. Seperti mengantar pasien sampai rumah, mengawal hubungan bertetangga, sampai tetap mengirimkan vitamin.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=Y1cR5XcFTZE

 

https://www.youtube.com/watch?v=C96X_-4-4Cg

 

https://www.youtube.com/watch?v=8_ZgYZZClrs

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore