Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Agustus 2020 | 21.48 WIB

Pembukaan Bromo Tengger Semeru Tinggal Tunggu Persetujuan Menteri

MENUNGGU: Pemandangan padang savana di kawasan TNBTS yang sangat dirindukan oleh pengunjung. Tak lama lagi, destinasi andalan Jatim ini segera dibuka. (RIDHO ABDULLAH AKBAR/JAWA POS RADAR SEMERU) - Image

MENUNGGU: Pemandangan padang savana di kawasan TNBTS yang sangat dirindukan oleh pengunjung. Tak lama lagi, destinasi andalan Jatim ini segera dibuka. (RIDHO ABDULLAH AKBAR/JAWA POS RADAR SEMERU)

JawaPos.com - Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) adalah salah satu ikon sektor pariwisata di Jatim. Karena itu, kepastian dibukanya kembali destinasi andalan tersebut begitu dinanti.

Kabar terbaru, rencana pembukaan kembali TNBTS pada Agustus makin terbuka. Sebab, pemprov dan empat kepala daerah yang berada di wilayah administratif TNBTS sudah sepakat. Saat ini tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Kesepakatan itu merupakan hasil rapat bersama pemprov, empat bupati (yakni Malang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang), bersama pengelola TNBTS. ”Rencana itu sudah ditangani Pak Wagub (Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak). Informasi terakhir, tinggal menunggu persetujuan Kemenparekraf. Jika disetujui, Bromo dan sekitarnya bisa dibuka lagi,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim Tri Bagus Sasmito menjelaskan, dalam rapat bersama tersebut, beragam rencana teknis pembukaan kembali TNBTS sudah dibahas dan disepakati.

”Mulai dari penerapan standar protokol kesehatan, pembatasan kuota pengunjung, hingga penataan wisatawan untuk melihat sunrise,” katanya.

Salah satu daya tarik Bromo adalah pemandangan matahari terbit. Dulu, ribuan wisatawan mendatangi lokasi tersebut dini hari. ”Nanti jumlah wisatawan yang bisa melihat sunrise sekitar 100 orang. Karena itu, kuota pengunjung diatur. Kemungkinan dengan penerapan pemesanan tiket online,” katanya.

---

KETENTUAN BARU JIKA TNBTS DIBUKA


  • Diawali dengan tahap simulasi selama sebulan.

  • Simulasi itu bertujuan memastikan SOP protokol kesehatan.

  • Jumlah wisatawan dibatasi 10‒30 persen dari kapasitas normal per hari.

  • Penikmat sunrise dibatasi 100 orang per hari.


Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=Y1cR5XcFTZE

https://www.youtube.com/watch?v=C96X_-4-4Cg

https://www.youtube.com/watch?v=8_ZgYZZClrs

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore