Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00.31 WIB

Investigasi Karhutla di Kalimantan, Kapolri: Beberapa Nama Diamankan 

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Ardini Pramitha/JawaPos.com) - Image

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Ardini Pramitha/JawaPos.com)

JawaPos.com - Polisi mengaku telah melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi hampir di seluruh wilayah Kalimatan, beberapa nama diamankan.

Kebakaran itu mengakibatkan asap tebal yang mengangganggu aktivitas warga. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 1.487 titik sebaran Karhutla di Kalimatan. 

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi dan penyelidikan mana kala ada dugaan tindak pidana dalam peristiwa Karhutla tersebut. 

"Saat ini yang sedang kami lakukan, ada pemadaman, sekaligus juga ada kami melakukan penyelidikan dan investigasi terkait dengan peristiwa yang terjadi," kata Listyo usai acara peresmian Gedung KSPSI AGN Jawa Timur di Surabaya, Jumat (21/8).

Sigit menyebutkan bahwa aparat kepolisian telah mengamankan sejumlah nama, terkait insiden tersebut. Namun, dia tidak membeberkan secara rinci.

"Ini beberapa nama sudah kami amankan," katanya. 

Sementara itu Pemerintah mengerahkan sedikitnya 12.880 personel untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. 

Belasan ribu personel itu disebar ke 3 provinsi prioritas di Kalimantan. Rinciannya sebanyak 1.410 personel bertugas di Kalimantan Barat (Kalbar), 10.700 personel di Kalimantan Tengah (Kalteng), dan 770 personel di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ribuan personel tersebut berasal dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, pelaku usaha, relawan, dan masyarakat.

"Operasi terpadu pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, dengan penanganan yang disesuaikan berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan,” ungkap Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi pada Jumat (21/8).

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore