
Ilustrasi koperasi desa merah putih (KDMP). (Dokumentasi Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) tengah mencari cara untuk memastikan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak berhenti alias mangkrak.
Hal ini menyusul adanya laporan sejumlah KDKMP di Jawa Timur yang sempat beroperasi, namun tak lama kembali tutup karena terkendala distribusi produk dan masih menunggu skema dari pemerintah pusat.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan, Pemprov terus berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi dan Agrinas agar operasional KDKMP memiliki arah yang jelas dan berkelanjutan.
"Walaupun kendali operasional berada di pusat, kami mendorong agar Koperasi Desa Merah Putih tidak berjalan sendirian, melainkan harus terintegrasi dengan potensi lokal," ujarnya di Surabaya, Senin (29/6).
Menurut mantan Bupati Trenggalek tersebut, kesuksesan program KDMP tidak hanya bergantung pada banyaknya bangunan atau gerai, tetapi juga pada ekosistem usaha yang menopangnya.
"Target utamanya adalah menyelaraskan KDMP dengan koperasi-koperasi daerah yang sudah lebih dulu eksis dan sehat. Karena itu, Pemprov Jatim mendorong KDKMP bermitra dengan koperasi lokal," imbuh Emil Dardak.
Secara khusus, Emil menyoroti belum adanya kepastian distribusi barang dari pusat. Ia menyebut sejumlah desa mulai mengambil inisiatif agar Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih tetap hidup.
Pengurus koperasi memanfaatkan potensi ekonomi lokal sebagai modal awal menjalankan usaha. Langkah tersebut ditempuh sambil menunggu sistem distribusi nasional dapat beroperasi secara optimal.
"Fokus kami saat ini adalah membangun ekosistemnya. Bagaimana KDMP yang sudah berdiri ini menjadi bagian yang saling menguatkan dengan koperasi yang sudah eksis," terangnya.
Bahkan di sejumlah daerah, truk logistik koperasi dimanfaatkan sementara sebagai media sosialisasi. Armada tersebut dipasangi pengeras suara untuk memperkenalkan keberadaan KDMP kepada masyarakat.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
