
Kaka Dwi Ramadhani kini tinggal di kamar asrama Sekolah Rakyat Menengah Atas 21 Surabaya, setelah sempat tak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
Kaka Dwi Ramadhani tak jadi putus sekolah usai ditawari masuk Sekolah Rakyat. Ia ingin memutus rantai kemiskinan keluarganya lewat jalur pendidikan.
JawaPos.com - "Kaka, ayo berangkat," panggil sang ayah dari depan rumah sederhana dengan gerobak sampah di sampingnya.
Kaka, panggilan akrab Kaka Dwi Ramadhani, ingat betul kalimat sakti yang terlontar rutin sejak lima tahun silam tersebut. Itu adalah ajakan untuk berjuang bersama demi mengisi periuk nasi keluarga.
Kala itu, tanpa banyak bicara, Kaka bergegas menalikan sepatunya dan beranjak ke depan rumah. Ia dan ayahnya lalu berangkat mengais rezeki saat matahari belum benar-benar kehilangan teriknya.
Waktu masih menunjukkan pukul 15.00 WIB, ketika Kaka menemani ayahnya menyusuri jalanan kampung di Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya.
Berbekal gerobak sampah berukuran sedang sebagai 'alat tempur', Kaka dan ayahnya mencari botol plastik, kardus bekas, kaleng minuman, potongan besi tak terpakai, dan barang-barang lain yang masih memiliki nilai jual.
"Jadi saya ikut ayah keliling. Gerobak yang sudah penuh dengan barang bekas ditaruh di sebuah lahan, nanti ada pengepul yang beresin," kenang remaja kelahiran 2009 ini kepada JawaPos.com, Kamis (25/6).
Bagi remaja seusianya, hari Minggu mungkin identik dengan bermain atau beristirahat. Namun bagi Kaka, Minggu adalah hari untuk bekerja keras.
Sejak duduk di bangku kelas VII SMP, Kaka terbiasa membantu ayahnya bekerja memulung barang bekas demi bisa makan.
Panas matahari, jalanan panjang, dan penghasilan tak menentu menjadi rutinitas yang dulunya dijalani remaja 17 tahun itu tanpa banyak mengeluh
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
