
Ilustrasi pengeroyokan. (AI)
JawaPos.com - Kasus seorang remaja, Thomas Julianus Kristianto, 19 tahun, yang menjadi korban pengeroyokan hingga tewas, menjadi sorotan publik. Polisi bergerak cepat dan mengamankan empat orang terduga pelaku.
Mereka adalah laki-laki berinsial CJF, AAY, KVRL, dan RU. Kabar penangkapan pelaku pengeroyokan di daerah Manukan Kulon, Kecamatan Tandes ini dikonfirmasi Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto.
Ia menyampaikan empat pelaku ditangkap setelah pihaknya melakukan rangkaian penyelidikan terhadap sejumlah saksi. "Empat orang sudah kami amankan dari kejadian itu," ujar AKP Hadi, Minggu (7/6).
Terkait kabar yang beredar bahwa pelaku pengeroyokan merupakan oknum dari perguruan silat, AKP Hadi membantahnya. Ia menyebut 4 terduga pelaku merupakan teman satu sekolah dengan korban.
"Mereka teman sekolah dan tidak ada kaitannya dengan perguruan silat maupun gangster," tegas Hadi. Saat ini, keempat pelaku sudah dibawa ke Mapolresyabes Surabaya untuk penyelidikan lebih lanjut.
Nasib malang dialami Thomas Julianus Kristianto. Remaja 19 tahun yang tinggal di Jalan Manukan Yoso II, Manukan Kulon, Tandes, ini menjadi korban pengeroyokan temannya sendiri hingga meninggal dunia.
Kakek korban, Margono, mengenang momen terakhir bersama cucunya sebelum meninggal dunia. Thomas menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
Kakek 88 tahun tersebut bercerita peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu malam (30/5). Saat berpamitan, Thomas hanya menyampaikan bahwa dirinya hendak keluar sebentar bersama seorang teman.
"Pamitannya ke saya mau keluar sebentar. Keluar itu kok enggak pulang-pulang. Tahu-tahu temannya ke sini mengabarkan Thomas ada di dokter Danu," ujar Margono kepada awak media di Surabaya, Jumat (5/6) lalu.
Kekhawatiran keluarga muncul ketika Thomas tidak kunjung pulang hingga larut malam. Saat keluarga menyusul, Thomas ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan luka parah di bagian kepala.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
