Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Juni 2026 | 06.54 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Pengeroyokan Remaja 19 Tahun di Surabaya hingga Tewas

Ilustrasi pengeroyokan. (AI) - Image

Ilustrasi pengeroyokan. (AI)

JawaPos.com - Kasus seorang remaja, Thomas Julianus Kristianto, 19 tahun, yang menjadi korban pengeroyokan hingga tewas, menjadi sorotan publik. Polisi bergerak cepat dan mengamankan empat orang terduga pelaku.

Mereka adalah laki-laki berinsial CJF, AAY, KVRL, dan RU. Kabar penangkapan pelaku pengeroyokan di daerah Manukan Kulon, Kecamatan Tandes ini dikonfirmasi Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto.

Ia menyampaikan empat pelaku ditangkap setelah pihaknya melakukan rangkaian penyelidikan terhadap sejumlah saksi. "Empat orang sudah kami amankan dari kejadian itu," ujar AKP Hadi, Minggu (7/6).

Terkait kabar yang beredar bahwa pelaku pengeroyokan merupakan oknum dari perguruan silat, AKP Hadi membantahnya. Ia menyebut 4 terduga pelaku merupakan teman satu sekolah dengan korban.

"Mereka teman sekolah dan tidak ada kaitannya dengan perguruan silat maupun gangster," tegas Hadi. Saat ini, keempat pelaku sudah dibawa ke Mapolresyabes Surabaya untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kronologi singkat

Nasib malang dialami Thomas Julianus Kristianto. Remaja 19 tahun yang tinggal di Jalan Manukan Yoso II, Manukan Kulon, Tandes, ini menjadi korban pengeroyokan temannya sendiri hingga meninggal dunia.

Kakek korban, Margono, mengenang momen terakhir bersama cucunya sebelum meninggal dunia. Thomas menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Kakek 88 tahun tersebut bercerita peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu malam (30/5). Saat berpamitan, Thomas hanya menyampaikan bahwa dirinya hendak keluar sebentar bersama seorang teman.

"Pamitannya ke saya mau keluar sebentar. Keluar itu kok enggak pulang-pulang. Tahu-tahu temannya ke sini mengabarkan Thomas ada di dokter Danu," ujar Margono kepada awak media di Surabaya, Jumat (5/6) lalu.

Kekhawatiran keluarga muncul ketika Thomas tidak kunjung pulang hingga larut malam. Saat keluarga menyusul, Thomas ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan luka parah di bagian kepala.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore