
Polrestabes Surabaya mengungkap sindikat joki UTBK-SNBT di Surabaya melibatkan oknum dokter hingga ASN. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Penangkapan joki pada pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) di Universitas Negeri Surabaya, Selasa (21/4), berujung panjang.
Polisi mengungkap adanya sindikat joki UTBK terorganisir yang sudah beroperasi sejak 2017. Bahkan melibatkan sejumlah pihak dengan latar belakang oknum dokter hingga Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan hingga Kamis (7/5), sebanyak 14 tersangka yang tergabung dalam sindikat joki UTBK-SNBT Surabaya berhasil diamankan dan ditahan.
Baca Juga:Momen Unik di Laga Persib Bandung vs PSIM: Seorang Bobotoh jadi MC Dadakan di Stadion GBLA!
"Jadi untuk saat ini sudah kita tahan sebanyak 14 tersangka. Kita akan terus dalami dan berkoordinasi dengan Dikti (Kemdiktisaintek) untuk langkah-langkah selanjutnya," ujar Luthfie dalam konferensi pers, Kamis (7/5).
Belasan tersangka ini berasal dari beragam profesi, tidak hanya mahasiswa, tetapi juga karyawan swasta, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) instansi pemerintah, hingga oknum dokter.
Seluruh tersangka berjenis kelamin laki-laki. Mereka adalah inisial NRS (21) sebagai mahasiswa asal Surabaya, IKP (41) sebagai karyawan swasta asal Surabaya, PIF (21) sebagai mahasiswa asal Kota Tegal.
Kemudian FP (35) sebagai karyawan Swasta asal Surabaya, BPH (29) sebagai dokter asal Pacitan, DP (46) sebagai dokter Sidoarjo, MI (31) sebagai dokter asal Sumenep Madura, RZ (46) sebagai wiraswasta asal Sumenep.
Lalu HRE (18) sebagai Pelajar asal Sumenep, BH (55) sebagai wiraswasta asal Gresik, SP (43) sebagai karyawan swasta asal Gresik, SA (40) sebagai karyawan swasta asal Gresik, ITR (38) dan CDR (35) sebagai PPPK Gresik.
Para tersangka ini juga terbagi ke dalam empat kluster, yakni penerima order (broker) sebanyak 5 tersangka, pemberi order sebanyak 2 tersangka, joki lapangan 2 tersangka, dan pembuat KTP palsu sebanyak 5 tersangka.
Kronologi singkat
Dalam konferensi pers di Jakarta, panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 mengungkapk adanya indikasi kecurangan pada pelaksanaan hari pertama UTBK-SNBT, Selasa (21/4).

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
