
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan Kepala Dinas ESDM Jatim, Aris Mukiyono bersama dua anak buahnya sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi perizinan, Jumat (17/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur, Aris Mukiyono, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan pungli perizinan tambang, ternyata belum diberhentikan tetap sebagai ASN.
Ia juga masih menerima sebagian gajinya, meski kini telah mendekam di balik jeruji besi. Hal tersebut dikonfirmasi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, Indah Wahyuni.
"Statusnya bukan PTDH (Pemberhentian Tdak Dengan Hormat), tetapi pemberhentian sementara. Keputusan PTDH menunggu putusan pengadilan yang telah inkrah,” tutur Indah di Surabaya, Rabu (6/5).
Bukan cuma Aris, status ASN juga masih melekat pada dua anak buahnya yang juga menjadi tersangka kasus tersebut, yakni Ony Setiawan dan H. Ketiganya hanya diberhentikan sementara dan tetap menerima gaji.
Meski demikian, selama masa pemberhentian sementara, para tersangka tidak menerima gaji utuh. Sesuai aturan yang berlaku, Indah menyebut hak keuangan yang diberikan sebesar 50 persen dari gaji.
“Untuk hak keuangan tetap diberikan, tetapi (besarannya) sesuai ketentuan, sebesar 50 persen dari gaji. Tetapi (khusus) Pak Aris, karena mendekati masa pensiun, maka mendapat 75 persen dari hak pensiun," imbuhnya.
Baca Juga:Dari Ketua Panpel Sampai Pelatih, Kecewa Semuanya! Persija Terpaksa Hadapi Persib di Segiri
Indah menegaskan aturan ini berlaku bagi seluruh ASN yang berstatus tersangka dan ditahan. Namun, rincian teknis terutama terkait hak pensiun masih akan dikoordinasikan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Kita koordinasikan semuanya dengan BKN aturannya seperti apa. (Yang pasti) tiga-tiganya sudah diberhentikan sementara karena statusnya tersangka dan dilakukan penahanan," tegas Indah.
Kronologi singkat
Kejati Jatim menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan pungli di Dinas ESDM Jatim, yakni Kepala Dinas ESDM Jawa Timur, Aris Mukiyono, Kabid Pertambangan, Ony Setiawan, dan Ketua Tim Penguasaan Air Tanah berinisial H.
Selain menetapkan ketiganya sebagai tersangka, Kejati Jatim juga melakukan penggeledahan di kantor Dinas ESDM pada Kamis malam (16/4). Dari sana, penyidik menyita uang tunai dengan jumlah besar, yakni Rp 2,3 Miliar.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
